Timnas U17 Indonesia Ditahan Qatar 0-0, Penalti Gagal Jadi Sorotan
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) siang. Dampak paling serius terjadi di Kabupaten Sleman dengan laporan dua korban jiwa serta puluhan titik kerusakan akibat pohon tumbang dan gangguan infrastruktur.
Data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 12.30 WIB menyebutkan, fenomena ini dipicu aktivitas angin kencang di lapisan udara atas 925 mb atau sekitar 762 meter di wilayah Jawa. Kecepatan angin tercatat berkisar antara 10–45 knot atau setara 18–83 kilometer per jam, yang dipengaruhi secara tidak langsung oleh Siklon Tropis Luana di sekitar Pantai Barat Laut Australia.
Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan dampak paling luas. BPBD mencatat 29 titik kejadian yang tersebar di lima kapanewon, yakni Cangkringan, Pakem, Turi, Sleman, dan Depok. Dampak yang ditimbulkan meliputi dua korban jiwa, 32 pohon tumbang, 11 akses jalan terganggu, 11 jaringan listrik mengalami kerusakan, 10 rumah rusak, serta satu kendaraan terdampak.
Di Kota Jogja, angin kencang dilaporkan terjadi di tujuh titik yang tersebar di enam kemantren, antara lain Mergangsan, Kotagede, Gondomanan, dan Gedongtengen. Dampak yang ditimbulkan berupa enam pohon tumbang, satu tempat usaha terdampak, serta satu menara atau tower mengalami kerusakan.
Sementara itu, Kabupaten Bantul melaporkan satu kejadian angin kencang di Kapanewon Banguntapan dengan dampak satu pohon tumbang. Adapun Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul hingga laporan ini disusun tidak mencatat adanya kejadian cuaca ekstrem.
BPBD DIY menyebutkan, penanganan kejadian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, BPBD kabupaten/kota se-DIY, Kampung Tangguh Bencana (KTB), TNI, Polri, Tagana, pemerintah kalurahan dan kapanewon, PLN, komunitas relawan penanggulangan bencana, serta masyarakat.
“Upaya yang dilakukan meliputi asesmen lapangan, penanganan darurat, serta koordinasi dengan pihak terkait,” demikian keterangan dalam laporan Pusdalops PB BPBD DIY.
BPBD DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama di wilayah rawan pohon tumbang dan jaringan listrik, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD. Data dalam laporan ini bersifat sementara dan dapat berubah sesuai pembaruan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas U17 Indonesia ditahan imbang Qatar 0-0 di Piala Asia U17 2026. Penalti gagal dan dominasi permainan jadi sorotan laga ini.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.