Advertisement

Pemkab Sleman Siapkan 11 Paket Pembangunan Jalan, Fisik Mulai April

Andreas Yuda Pramono
Minggu, 25 Januari 2026 - 20:17 WIB
Jumali
Pemkab Sleman Siapkan 11 Paket Pembangunan Jalan, Fisik Mulai April Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) tengah menyiapkan dokumen lelang untuk sebelas paket pembangunan jalan kabupaten. Program ini menjadi salah satu prioritas utama di era kepemimpinan Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Danang Maharsa, khususnya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’aruf, menjelaskan bahwa setiap paket pembangunan jalan dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. Ia menyebut, total terdapat sebelas ruas jalan dengan panjang yang bervariasi yang akan ditangani pada tahun ini.

Advertisement

Sebelas paket peningkatan jalan tersebut meliputi ruas Krapyak–Wonosari; Ngawen–Kenteng; Sedogan–Sempu; Pugeran–Paingan; Donoasih–Ngemplak; Losari–Gayamharjo; Kenaran–Losari; Pundong–Klaci; Diro–Kwayuhan; Serut–Krikilan; serta Sanggrahan–Manukan.

Dari keseluruhan paket, Jalan Sedogan–Sempu di Kapanewon Tempel menjadi ruas terpanjang dengan target penanganan mencapai 1.349 meter. Selain itu, peningkatan juga dilakukan pada Jalan Pugeran–Paingan di Kapanewon Depok sepanjang 1.020 meter, serta Jalan Ngawen–Kenteng di Kapanewon Gamping sepanjang 950 meter.

Selain pembangunan, DPUPKP Sleman juga menyiapkan pemeliharaan berkala jalan kabupaten di enam titik, yakni Gejayan–Demangan; Turi–Gondoarum; Banjarharjo–Ngemplak; Turgenen–Tegal Donon; Tlacap–Brayut; serta Ngangrung–Pokoh.

“Kami posisi sekarang masih mempersiapkan dokumen pengadaan. Rencana untuk pembangunan fisik mulai April,” kata Fauzan saat dihubungi, Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, total panjang jalan kabupaten di Sleman yang memerlukan penanganan bertahap saat ini mencapai hampir 160 kilometer, dengan kondisi rusak ringan hingga rusak berat. Untuk mengejar perbaikan tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya berkomitmen meningkatkan alokasi anggaran infrastruktur jalan dalam APBD.

Pada APBD 2026, anggaran penanganan jalan kabupaten dialokasikan sebesar Rp106 miliar, atau dua kali lipat dibandingkan anggaran tahun 2025. Peningkatan anggaran ini ditargetkan mampu mempercepat perbaikan kualitas jalan.

Berdasarkan survei terakhir DPUPKP pada 2024, persentase jalan kabupaten dalam kondisi mantap berada di angka 76,86 persen. Tahun ini, DPUPKP ditargetkan mampu menaikkan capaian tersebut hingga 86 persen.

Program Sleman Dalane Alus, Sleman Padang menjadi salah satu instrumen utama percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurut Fauzan, pembangunan jalan juga harus diimbangi dengan penyediaan penerangan yang memadai agar manfaat aksesibilitas benar-benar optimal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ). Dengan total panjang jalan kabupaten mencapai 699,5 kilometer, kebutuhan APJ di Sleman diperkirakan mencapai 17.000 titik dengan jarak ideal antarlampu sekitar 40 meter. Hingga 2024, realisasi pemasangan APJ baru mencapai 48 persen dari total kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Reza Arap Terkait Kematian Lula Lahfah

News
| Minggu, 25 Januari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement