Advertisement

DPAD DIY dan DPRD Dorong Literasi Digital lewat Bedah Buku

Media Digital
Kamis, 05 Februari 2026 - 15:38 WIB
Jumali
DPAD DIY dan DPRD Dorong Literasi Digital lewat Bedah Buku Anggota Komisi D DPRD DIY, Ika Damayanti Fatma Negara (memegang mikrofon), menyampaikan materi dalam bedah buku Negara dan Darurat Digital, Jerat Platform Judi Online dan Pinjaman Online di Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates, Kamis (5/2 - 2026). / Harian Jogja/Khairul Ma'arif

Advertisement

KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama Komisi IV DPRD DIY menanamkan literasi digital di masyarakat melalui bedah buku Negara dan Darurat Digital, Jerat Platform Judi Online dan Pinjaman Online di Triharjo, Wates, Kulonprogo, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini bertujuan melawan dampak negatif teknologi digital dan memasyarakatkan budaya baca.

Acara yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda Karang Taruna, dan warga setempat digelar langsung di padukuhan agar pesan literasi dapat disebarluaskan secara getok tular. “Digital tidak bisa kita tolak, tapi banyak hal negatif muncul karena masyarakat belum siap dengan percepatan teknologi ini,” ujar Anggota Komisi IV DPRD DIY, Ika Damayanti Fatma Negara.

Advertisement

Ika menekankan bahwa bedah buku ini tidak hanya menargetkan individu yang terdampak negatif gawai, melainkan juga membentuk kader motivator yang dapat menyebarkan literasi digital secara berantai. “Kegiatan ini menciptakan kader yang bisa membagikan informasi literasi digital lebih luas,” tambahnya. Ia juga menjanjikan pembentukan ruang baca untuk masyarakat, yang akan didukung dari anggaran pribadi atau dana sendiri, sebagai langkah konkret menumbuhkan budaya literasi.

Kepala DPAD DIY, Syam Arjayanti, menambahkan, perkembangan pesat teknologi digital memunculkan risiko seperti pinjaman online ilegal dan judi daring. “Belum semua masyarakat memahami cara menggunakan ponsel pintar secara bijak. Bedah buku ini memberikan pemahaman terkait ruang digital sekaligus meningkatkan literasi masyarakat. Buku tetap memiliki kredibilitas dibanding konten yang muncul di layar ponsel,” jelas Syam.

Dengan metode langsung ke masyarakat, DPAD DIY dan DPRD berharap pesan literasi digital dapat tersampaikan efektif, terutama kepada generasi muda, dan menjadi upaya preventif terhadap hoaks, penipuan daring, dan dampak negatif gawai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026

Bulog Targetkan Penyaluran 828 Ribu Ton Beras SPHP Sepanjang 2026

News
| Jum'at, 03 April 2026, 23:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement