Advertisement
Hujan Turun di Puncak Merapi, Warga Diminta Waspada Lahar
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan dengan intensitas cukup tinggi dilaporkan turun di puncak Gunung Merapi pada Minggu (15/3/2026) siang. Kondisi tersebut mendorong otoritas pemantauan gunung api untuk mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lahar hujan.
Berdasarkan informasi dari Badan Geologi, hujan mulai terjadi di puncak Merapi sejak pukul 14.24 WIB.
Advertisement
Data pemantauan menunjukkan curah hujan mencapai 12,24 mm dengan durasi sekitar 32 menit dan intensitas sebesar 22,68 mm per jam. Saat laporan disampaikan, hujan masih berlangsung di kawasan puncak gunung api tersebut.
Otoritas juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya yang mungkin terjadi, terutama awan panas guguran di wilayah potensi bahaya serta banjir lahar hujan di sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
BACA JUGA
Warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana diminta menjauhi daerah berbahaya, termasuk alur sungai yang berhulu di Merapi, serta mengikuti seluruh rekomendasi resmi dari otoritas pemantauan.
Informasi terkait aktivitas Gunung Merapi dapat dipantau melalui laporan resmi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada status Siaga (Level III) sehingga masyarakat diminta tetap mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









