Gencatan Senjata Baru Disepakati, Muncul Ledakan di Kilang Minyak Iran
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur lereng barat daya Gunung Merapi dan masih berlangsung, meningkatkan potensi bahaya awan panas guguran serta banjir lahar hujan di alur sungai.
Laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat hujan terjadi di Stasiun Jurang Jero di lereng barat daya Gunung Merapi mulai pukul 12.51 WIB, Kamis (9/4/2026).
Curah hujan tercatat mencapai 34,70 mm dengan durasi 46 menit dan intensitas 45,39 mm per jam. Hingga laporan disampaikan, hujan masih berlangsung di kawasan tersebut.
Kondisi ini meningkatkan risiko awan panas guguran di daerah potensi bahaya serta banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi kawasan rawan serta tidak beraktivitas di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Warga juga diminta mematuhi seluruh rekomendasi kebencanaan dan terus memantau informasi resmi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan.
Saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BPPTKG
Ledakan guncang kilang minyak di Iran usai gencatan senjata dengan AS. Penyebab belum diketahui, situasi kawasan kembali tegang.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.