DPRD Bantul Tuntaskan 7 dari 12 Raperda Tahun Ini
DPRD Bantul telah membahas 7 dari 12 Raperda 2026. Lima Raperda tersisa ditargetkan rampung dibahas hingga akhir tahun.
Peresmian Ginjal dan Hipertensi di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Selasa (24/3/2026).
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul resmi memperkuat infrastruktur kesehatan daerah dengan menambah kapasitas pelayanan di RSUD Panembahan Senopati.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembukaan Klinik Ginjal dan Hipertensi yang ditangani langsung oleh dokter sub-spesialis, sebagai respons cepat atas tren peningkatan kasus penyakit dalam yang kian kompleks di wilayah Bumi Projotamansari.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menegaskan bahwa kehadiran layanan baru ini diproyeksikan mampu mendongkrak kualitas penanganan medis sekaligus memecah kepadatan antrean di poli penyakit dalam.
“Dengan adanya sub-spesialis ini, layanan menjadi lebih terfokus. Pasien ginjal dan hipertensi tidak lagi menumpuk di poli penyakit dalam, sehingga penanganannya lebih optimal dan berpengaruh pada tingkat kesembuhan,” ujar Halim pada Selasa (24/3/2026).
Selain penguatan klinik, Pemkab Bantul juga tengah bersiap melakukan groundbreaking pembangunan Rumah Sakit Pendidikan yang dilengkapi Co-Ass Center hasil kolaborasi dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Direktur RSUD Panembahan Senopati, Atthobari, mengungkapkan bahwa urgensi pengembangan sub-spesialis ini dipicu oleh dinamika penyakit masyarakat yang kian meningkat, terutama pada kasus gangguan ginjal kronis.
Berdasarkan data operasional rumah sakit, jumlah pasien yang membutuhkan tindakan hemodialisis atau cuci darah di Bantul menunjukkan angka yang sangat signifikan setiap harinya.
“Dalam sehari, kami melayani sekitar 120 pasien cuci darah dengan dukungan 50 mesin yang beroperasi hingga tiga shift. Bahkan, masih ada pasien yang harus antre untuk mendapatkan jadwal rutin,” jelas Atthobari.
Kehadiran klinik sub-spesialis ginjal dan hipertensi ini diklaim menjadi terobosan penting lantaran ketersediaan layanan serupa masih tergolong langka di tingkat kabupaten.
Manajemen rumah sakit berharap fasilitas ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pengobatan spesifik tanpa harus keluar daerah.
Integrasi antara tenaga medis kompeten dan ketersediaan alat cuci darah yang beroperasi penuh diharapkan dapat menekan angka mortalitas akibat gagal ginjal di Kabupaten Bantul secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul telah membahas 7 dari 12 Raperda 2026. Lima Raperda tersisa ditargetkan rampung dibahas hingga akhir tahun.
TKD mangkrak di Pleret, Bantul, kini jadi lahan percontohan pertanian berbasis IoT dan AI dengan sistem penyiraman otomatis.
Unsoed memastikan kepemimpinan universitas tetap berjalan meski KPK memeriksa sejumlah pejabat rektorat di Jakarta.
Saksi Robby Darussalam menyebut pemberian uang THR kepala dinas kepada Bupati Pekalongan sudah menjadi tradisi sejak pemerintahan sebelumnya.
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
Pemkab Bantul rutin menggelar operasi pasar untuk memantau stok sembako dan penerapan HET di sekitar 32 pasar.