RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Foto ilustrasi kendaraan melintas di jalan tol. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Lonjakan arus kendaraan selama periode Lebaran 2026 terlihat mencolok di sejumlah ruas tol, dengan Tol Jogja-Solo menjadi jalur dengan peningkatan paling signifikan. Hingga H+3 Lebaran, volume kendaraan di ruas ini hampir dua kali lipat dari kondisi normal.
Data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat total 2.660.753 kendaraan melintas di Tol Regional Nusantara sejak H-10 hingga H+3 Lebaran, yakni pada 11–24 Maret 2026. Dari empat ruas yang dipantau, Tol Solo-Jogja-YIA segmen Kartasura–Prambanan mencatat kenaikan tertinggi.
Volume lalu lintas di ruas tersebut mencapai 376.834 kendaraan, melonjak 99,47 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 188.916 kendaraan. Selain menjadi yang tertinggi secara persentase, ruas ini juga mencatat volume kendaraan terbesar dibanding ruas lainnya.
Pergerakan menuju wilayah DIY juga tampak dominan. Sebanyak 190.724 kendaraan tercatat masuk ke arah Jogja melalui Gerbang Tol Prambanan, meningkat 97,45 persen dari volume normal 96.592 kendaraan.
Di luar wilayah DIY, peningkatan juga terjadi di sejumlah ruas lain. Di Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, tercatat 257.194 kendaraan melintas atau naik 21,33 persen dibanding kondisi normal 211.982 kendaraan.
Secara rinci, di Gerbang Tol Kualanamu, sebanyak 77.913 kendaraan masuk dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu, meningkat 17,92 persen dari kondisi normal. Sementara itu, kendaraan menuju bandara melalui gerbang yang sama tercatat 82.960 unit atau naik 17,21 persen.
Di Tol Balikpapan–Samarinda, volume kendaraan mencapai 212.745 unit atau meningkat 44,77 persen dibanding kondisi normal 146.958 kendaraan. Sedangkan di Tol Manado–Bitung, tercatat 96.303 kendaraan melintas, naik 4,64 persen dari volume normal 92.030 kendaraan.
Lonjakan Arus Masih Berpotensi Terjadi
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengingatkan masyarakat agar mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan, terutama pada puncak arus balik.
“Hindari puncak arus balik dengan memanfaatkan diskon tarif tol 30% yang berlaku di ruas tol milik Jasa Marga Group,” ujarnya.
Pengguna jalan tol juga diimbau memastikan kesiapan perjalanan, mulai dari kondisi kendaraan, kecukupan bahan bakar, hingga saldo uang elektronik sebelum memasuki tol.
Selain itu, kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas di lapangan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang.
Dengan tren peningkatan yang masih terjadi, arus kendaraan di sejumlah ruas tol diperkirakan tetap tinggi hingga beberapa hari ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.