Advertisement
Hujan Deras Guyur Lereng Merapi Warga Diminta Waspada
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur lereng barat laut Gunung Merapi pada Sabtu siang dan masih berlangsung hingga laporan terbaru. Kondisi ini memicu peningkatan potensi bahaya, terutama aliran lahar hujan di sungai-sungai berhulu Merapi.
Berdasarkan laporan Badan Geologi, hujan mulai terjadi Sabtu (28/3/2026) pukul 12.28 WIB di Stasiun Jrakah, di kawasan Gunung Merapi, dengan curah 9,79 mm selama 24 menit dan intensitas mencapai 24,19 mm per jam.
Advertisement
Hujan yang masih berlangsung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran di zona rawan serta banjir lahar hujan di sepanjang alur sungai.
Masyarakat yang berada di sekitar lereng Merapi diminta segera menjauhi daerah potensi bahaya, termasuk aliran sungai yang berhulu langsung dari gunung.
BACA JUGA
Imbauan tersebut juga menekankan pentingnya mengikuti rekomendasi resmi dan tidak beraktivitas di wilayah yang berisiko tinggi selama kondisi cuaca belum membaik.
Saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada level Siaga atau Level III. Kondisi ini menandakan aktivitas vulkanik masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bahaya lanjutan.
Pemantauan aktivitas Merapi terus dilakukan secara intensif untuk memastikan perkembangan terbaru dapat segera diinformasikan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BPPTKG
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







