Advertisement

Hemat BBM, Mobil Dinas di Jogja Dibatasi Lima Liter per Hari

Stefani Yulindriani Ria S. R
Rabu, 01 April 2026 - 18:17 WIB
Maya Herawati
Hemat BBM, Mobil Dinas di Jogja Dibatasi Lima Liter per Hari Warga mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM), di sebuah SPBU di Kota Jogja, Selasa (31/3/2026). - Harian Jogja - Maya Herawati

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja mulai membatasi penggunaan bahan bakar kendaraan dinas dengan aturan baru, yakni mobil dinas hanya boleh mengisi maksimal lima liter per hari yang akan berlaku mulai pekan depan.

Kebijakan ini menjadi langkah konkret efisiensi anggaran sekaligus penghematan energi, di tengah besarnya belanja BBM daerah yang selama ini cukup tinggi.

Advertisement

Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, Rabu (1/4/2926) menjelaskan pembatasan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat sekaligus inisiatif internal Pemkot untuk menekan pengeluaran.

Selain mobil dinas, sepeda motor dinas juga ikut dibatasi dengan maksimal satu liter BBM per hari.

Kebijakan ini ditargetkan mampu menurunkan anggaran BBM dari sekitar Rp10,7 miliar per tahun menjadi kurang lebih Rp6 miliar.

Tak hanya pembatasan BBM, Pemkot Jogja juga mengubah pola kerja ASN dengan menerapkan Work From Home setiap hari Jumat.

Namun kebijakan tersebut tidak berlaku untuk sektor pelayanan publik. Pejabat eselon II dan eselon III tetap wajib masuk kantor, sementara staf di bawahnya diperbolehkan bekerja dari rumah.

Langkah efisiensi juga menyasar kendaraan operasional. Pemkot akan melakukan pendataan ulang kendaraan dinas, khususnya yang sudah tua dan boros, untuk kemudian dilelang.

“Mobil yang sudah terlalu lama itu boros dan mudah rusak. Lebih baik diringkas dan dilelang. Tidak semua harus disediakan mobil operasional,” ujar Hasto di Jogja, Rabu (1/4/2026).

Selain itu, perjalanan dinas ASN juga dipangkas. Perjalanan dalam negeri dikurangi hingga setengah, sedangkan perjalanan luar negeri ditekan hingga tujuh puluh persen.

Di sisi lain, ASN mulai didorong mengubah kebiasaan mobilitas. Untuk jarak dekat, pegawai dianjurkan berjalan kaki atau bersepeda sebagai alternatif kendaraan bermotor.

“Kalau rumahnya jauh dan selama ini bawa mobil dinas, ya harap maklum, sekarang harus mulai menyesuaikan. Saya sendiri juga akan mengikuti aturan lima liter itu,” katanya.

Pemkot Jogja menegaskan seluruh langkah efisiensi ini tetap dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Banjir dan Longsor Terjang Afghanistan, Ratusan Rumah Ludes

Banjir dan Longsor Terjang Afghanistan, Ratusan Rumah Ludes

News
| Rabu, 01 April 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement