Advertisement
Ratusan Pekerja PT MTG Mogok di Sleman, Tuntut Pesangon Layak
Para pekerja PT MTG yang berdemo di depan Kantor Bupati Sleman ditemui Bupati Sleman, Harda Kiswaya pada Rabu (1/4/2026). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN — Ratusan pekerja PT. Mataram Tunggal Garment menggelar aksi di depan Kantor Bupati Sleman, Rabu (1/4/2026), menolak besaran pesangon 0,5% dan menuntut pembayaran dua kali lipat ketentuan. Massa yang mayoritas masih berstatus pekerja aktif menggelar orasi serta membawa poster tuntutan sebelum akhirnya bertemu Bupati Sleman, Wakil Bupati, dan perwakilan DPRD Sleman.
Haryani, salah satu karyawan, menjelaskan PHK berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama memperoleh pesangon 0,75% setelah pabrik terbakar, sementara 379 pekerja gelombang kedua hanya ditawarkan 0,5%. “Kami menolak pesangon 0,5% karena perjuangan kami lebih dari 25 tahun. Kami menuntut pesangon dua kali ketentuan,” kata Haryani.
Advertisement
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama Wakil Bupati Danang Maharsa menegaskan Pemkab siap membantu mencari solusi dan akan berdiskusi dengan manajemen PT. MTG. “Saya minta panjenengan semuanya sabar. Pemerintah Kabupaten siap mencarikan solusi, insyaallah,” ujarnya.
Proses mediasi berlangsung di Disnaker Sleman dengan hadirnya perwakilan perusahaan dan Serikat Pekerja. Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Sleman, Cicilia Lusiani, mengatakan mediasi dimulai dengan klarifikasi pihak yang sah mewakili serta pengumpulan fakta dan bukti dukung. “Agenda selanjutnya untuk melengkapi kekurangan bukti yang hari ini belum lengkap,” jelasnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Advertisement
Advertisement








