Advertisement
Suasana Haru Warnai Pemakaman Kopda Farizal di Kulonprogo
Harian Jogja/Khairul Ma'arif - Pusara terakhir Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni, Minggu (5/4 - 2026) yang masih ditangisi istrinya Fafa (baju ijo)
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon. Kopda Anumerta Farizal dimakamkan secara militer di TMP Giripeni, Minggu (5/4/2026) pagi.
Prosesi diawali dari rumah duka di Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulonprogo sekitar pukul 07.50 WIB. Jenazah kemudian diberangkatkan menuju TMP Giripeni menggunakan ambulans, diiringi keluarga dan kerabat.
Advertisement
Tangis keluarga pecah mengiringi perjalanan terakhir almarhum. Istri Farizal, Fafa Nur Azila, tampak tak kuasa menahan kesedihan selama prosesi pemakaman militer berlangsung.
Duka Mendalam di Pemakaman Militer
BACA JUGA
Kesedihan juga terlihat dari ibunda almarhum, Supinah, yang terus menangis saat jenazah dimakamkan. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat hingga jenazah dimasukkan ke liang lahat sekitar pukul 09.23 WIB.
Sejumlah kerabat dan keluarga masih bertahan di area makam seusai prosesi berakhir, menunjukkan duka mendalam atas kepergian almarhum.
Panglima Kodam Iskandar Muda, Joko Hadi Susilo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemakaman berjalan lancar dan penuh penghormatan.
"Kita sudah melaksanakan pemakaman dari Almarhum Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon sudah berjalan dengan lancar dan aman," ujarnya.
Farizal diketahui merupakan prajurit dari Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah Kodam Iskandar Muda Aceh yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon bersama Kontingen Garuda.
Dalam upacara pemakaman, Asrenum Panglima TNI, Chandra Wijaya, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia menegaskan bahwa pengabdian almarhum menjadi teladan bagi prajurit lainnya.
"Semoga segala kesalahan dan kekhilafan serta dosa almarhum dapat diampuni dan amal baktinya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan," ujarnya.
Prosesi ini menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengorbanan almarhum, sekaligus pengingat akan dedikasi prajurit TNI dalam menjaga perdamaian dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






