Keluarga Rentan Miskin Tak Bisa Ikuti Jalur Afirmasi di SPMB Sleman
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
Foto ilustrasi sekolah rusak, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN— Kondisi ruang kelas jenjang SMP/MTs di Kabupaten Sleman menjadi sorotan setelah ratusan ruang tercatat dalam kondisi tidak layak. Pemerintah daerah kini memprioritaskan perbaikan di tengah keterbatasan anggaran.
Data Dinas Pendidikan Sleman per 2 Maret 2026 menunjukkan sebanyak 433 ruang kelas mengalami kerusakan dari total 1.372 ruang yang ada. Hanya 939 ruang yang masih dalam kondisi baik, sementara sisanya terdiri atas 308 rusak ringan, 100 rusak sedang, dan 25 rusak berat.
Ketua Tim Kerja Sarana dan Prasarana Disdik Sleman, Ruling Yulianto, menyebut kerusakan tidak hanya terjadi pada ruang kelas, tetapi juga menjalar ke berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.
Laboratorium komputer menjadi salah satu fasilitas yang terdampak cukup signifikan. Dari total 183 ruang, sebanyak 48 mengalami rusak ringan, 26 rusak sedang, dan 10 rusak berat, sementara hanya 99 ruang yang masih layak digunakan.
Kondisi serupa juga terjadi pada ruang perpustakaan. Dari 141 ruang yang tersedia, sebanyak 50 ruang mengalami kerusakan, terdiri atas 35 rusak ringan, 10 rusak sedang, dan lima rusak berat.
Selain itu, kerusakan juga tercatat pada 58 ruang laboratorium IPA dari total 137 ruang, serta 41 ruang guru dan 34 ruang kepala sekolah. Fasilitas pendukung lain seperti 46 ruang UKS dan 30 kantin sekolah juga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat.
"Pendataan ini menjadi dasar dalam menentukan prioritas rehabilitasi. Disdik Sleman akan memfokuskan perbaikan pada 25 ruang kelas dengan kategori rusak berat sebagai langkah awal," katanya dikutip Senin (6/4/2026)
Ruling juga mengimbau pihak sekolah untuk rutin memperbarui data sarana dan prasarana melalui sistem Dapodik agar kondisi riil di lapangan dapat segera ditangani.
Sementara itu, Kepala Disdik Sleman, Mustadi, mengungkapkan anggaran rehabilitasi gedung SMP pada 2026 sebesar Rp1,54 miliar. Nilai ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga Pemkab Sleman mengandalkan dukungan dari pemerintah pusat.
Pada tahun ini, delapan SMP menjadi sasaran rehabilitasi, yakni SMPN 1 Depok, SMPN 5 Depok, SMPN 3 Berbah, SMPN 1 Gamping, SMPN 1 Cangkringan, SMPN 3 Sleman, SMPN 2 Mlati, serta SMPIT Salman Alfarisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
Cara membuat lagu AI viral menggunakan Suno AI tanpa harus bisa bernyanyi atau memainkan alat musik.
Daftar mobil Jip bekas murah mulai Rp40 jutaan yang masih tangguh, cocok untuk harian hingga hobi off-road.
Daging kurban hanya aman 2 jam di suhu ruang menurut ahli pangan. Simak cara penyimpanan dan penanganan yang benar agar tetap aman dikonsumsi.
DPRD DIY godok Raperda Pengelolaan Perfilman guna hidupkan ekosistem sinema dari level kelurahan. Didukung penuh Sultan HB X demi RPJPD 2025-2045.
Messi hanya alami kelelahan otot usai laga Inter Miami vs Philadelphia Union. Cedera ringan ini redakan kekhawatiran jelang Piala Dunia 2026.