Advertisement

Hotel di Kulonprogo Sepi, Kenaikan Tiket Pesawat Bikin Cemas

Khairul Ma'arif
Jum'at, 10 April 2026 - 18:07 WIB
Maya Herawati
Hotel di Kulonprogo Sepi, Kenaikan Tiket Pesawat Bikin Cemas Ilustrasi Hotel/ Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO— Pelaku usaha hotel di Kabupaten Kulonprogo kini menghadapi tekanan berlapis setelah tingkat keterisian kamar yang sudah rendah terancam makin turun akibat potensi kenaikan harga tiket pesawat.

Kondisi terkini menunjukkan okupansi hotel di wilayah ini pada hari biasa hanya mencapai kisaran 35 persen, dengan rata-rata lama menginap sekitar 1,7 malam. Angka tersebut dinilai belum cukup menopang operasional, bahkan sebelum adanya isu kenaikan tiket pesawat.

Advertisement

Ketua Perkumpulan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kulonprogo, Sumantoyo, mengakui keresahan mulai meluas di kalangan pelaku usaha. Ia menyebut pembahasan terkait dampak kenaikan harga avtur terhadap tiket pesawat sudah menjadi perhatian serius.

“Ketika avtur naik, otomatis harga tiket pesawat ikut naik. Kami masih mencari strategi, tapi belum ada langkah pasti,” ujar Sumantoyo, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, peningkatan okupansi sejauh ini hanya terjadi saat momen libur panjang. Namun, lonjakan tersebut pun tidak selalu stabil dan belum mampu menutup rendahnya tingkat hunian di hari-hari biasa.

Situasi ini memaksa pelaku usaha mulai melakukan efisiensi operasional, terutama dalam penggunaan listrik dan pengeluaran rutin lainnya. Meski begitu, langkah pengurangan tenaga kerja masih belum menjadi opsi dalam waktu dekat.

“Efisiensi pasti dilakukan, tapi untuk pengurangan karyawan masih jauh. Kami masih bertahan,” lanjutnya.

Sumantoyo berharap kondisi pasar segera membaik agar sektor perhotelan di Kulonprogo kembali bergerak. Ia menilai situasi saat ini memiliki kemiripan dengan masa pandemi Covid-19, ketika tingkat hunian hotel juga sempat terpuruk.

Para pelaku usaha pun memilih bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan harga tiket pesawat yang berpotensi memengaruhi arus kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kejati Geledah Kementerian PU, Dody: Biar Tak Tebang Pilih

Kejati Geledah Kementerian PU, Dody: Biar Tak Tebang Pilih

News
| Jum'at, 10 April 2026, 19:47 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement