Program Sertifikat Tanah Gratis di Bantul Fokus di Wilayah Pesisir

Ilustrasi sertifikat. - JIBI/M. Ferri Setiawan
15 April 2018 09:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, BANTUL-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bantul tahun ini akan memfokuskan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di wilayah pesisir pantai selatan sebagai bentuk dukungan terhadap visi misi Gubernur DIY yang ingin menjadikan kawasan pesisir selatan sebagai halaman muka.

Selain itu, PTSL di wilayah pesisir juga untuk memberikan kepastian bagi investor yang akan berinvestasi di Bantul, khususnya di pesisir, “Jadi investor yang akan berinvestasi nantinya mendapat kepastian karena tanahnya jelas sudah bersertifikat,” kata Kepala BPN Bantul, Yohanes Parma, di kantornya, Jumat (13/4/2018).

Ada lima desa yang menjadi perioritas sasaran PTSL di pesisir di sekitar Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Bantul dari Parangtritis Kretek hingga Kuwaru Srandakan, yakni Desa Parangtritis, Trihanggo, Srigading, Murtigading, dan Poncosari. Yohanes mengatakan setelah selesai di lima desa tersebut, pihaknya juga akan menyasar di 28 desa di sembilan kecamatan di Bantul.

PTSL merupakan program Kementrian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ BPN. Program tersebut merupakan pendataan tanah yang belum bersertifikat, kemudian menerbitkan sertifikat secara gratis untuk masyarakat. Tahun ini Bantul mendapat jatah sebanyak 76.000 bidang tanah dalam program PTSL. Jatah tersebut lebih banyak dari tahun lalu sebanyak 25.900 bidang.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia