Advertisement
Dinas Lingkungan Hidup Siap Bangun Bank Sampah Induk
Ilustrasi pengelolaan sampah melalui bank sampah - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo mencanangkan pembuatan Bank Sampah Induk sebagai pusat pemilahan dan pengolahan sampah di Kulonprogo. Upaya ini dilakukan mengingat sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Banyuroto kondisinya belum terpisah.
Kepala DLH Kulonprogo, Arief Prastowo, mengatakan jajarannya akan membangun Bank Sampah Induk di sekitar Kecamatan Wates atau Pengasih pada 2018.
Advertisement
"Kami perlu membangun Bank Sampah Induk agar sampah yang masuk ke TPAS Banyuroto dapat dipisah terlebih dahulu, mengingat selama ini sebagian besar sampah yang masuk belum terpisah," katanya, Selasa (24/4/2018).
Pemilihan lokasi Bank Sampah Induk di kecamatan wates atau Pengasih, menurut Arief, dengan pertimbangan selama ini sampah di daerah perkotaan cukup banyak. Menurutnya, Bank Sampah Induk yang dibangun bakal berguna bagi 80 bank sampah lainnya, yakni sebagai pusat pemilahan dan pengolahan. "Saat ini masih ada 80 bank sampah di seluruh wilayah Kulonprogo, dan Bank Sampah Induk bakal menjadi sentra pemilahan," katanya.
Untuk lembaga yang bakal mengelola Bank Sampah Induk, Arif menyatakan jajarannya masih melakukan kajian bentuk atau badan hukumnya. "Kami ingin warga yang telah mengelola bank sampah nantinya bisa ikut mengelola Bank Sampah Induk," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




