Advertisement
Andalkan Keindahan Laguna, Pantai Trisik Bangkit di Libur Lebaran
Wisatawan menikmati keindahan laguna Pantai Trisik, belum lama ini. Istimewa - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Setelah hampir satu dekade mengalami keterpurukan, Pantai Trisik mencoba bangkit. Mengandalkan daya tarik baru berupa laguna, pada puncak libur Lebaran 2018, pengunjung mencapai 1.500 orang. Jumlah itu sangat fantastis mengingat sebelumnya objek wisata ini hanya didatangi puluhan wisatawan.
Pantai Trisik yang dulu sempat menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Kulonprogo kini bangkit dengan mengandalkan empat laguna sebagai daya tarik utama. Di Pantai Trisik terdapat empat laguna, dua di antaranya dikembangkan sebagai kawasan mangrove. Dua laguna lainnya dimanfaatkan sebagai wahana air seperti perahu bebek. Untuk menarik minat wisatawan, pantai ini juga dilengkapi dengan kolam renang yang bisa menjadi pilihan untuk wisatawan agar tetap bisa bermain air. "Berdasar perhitungan kami, saat libur Lebaran ada lebih dari 1.500 wisatawan yang datang," kata Sekretaris Paguyuban Laguna Pantai Trisik, Edy Yulianto, Selasa (26/6/2018).
Advertisement
Edy menyatakan, selama setahun terakhir, Pantai Trisik hanya dikunjungi sekitar 1.000 wisatawan. Jumlah itu jauh dari angka kunjungan wisata di objek wisata lain di Kulonprogo yang mencapai belasan ribu wisatawan, khususnya saat libur Lebaran. “Dengan wajah baru, Pantai Trisik mencoba bangkit dan hidup kembali," katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo, Roehedy Goenoeng, mengaku tidak terkejut dengan bangkitnya Pantai Trisik saat libur Lebaran 2018. Terlebih dirinya juga mendengar adanya investor yang ikut mengembangkan kawasan Pantai Trisik. Dengan potensi yang cukup besar ditambah dengan keinginan warga yang tinggi untuk meramaikan kembali wisata tersebut sudah sepantasnya Pantai Trisik diminati investor. “Objek wisata sekelas Pantai Trisik yang dulu sempat menjadi objek wisata unggulan harus bangkit lagi,” katanya.
Goenoeng berpesan kepada pengelola Pantai Trisik dan objek wisata lain untuk terus berinovasi. "Objek wisata harus memiliki keunggulan misalnya kuliner. Kalau Trisik dulu terkenal dengan penjualan ikan, sekarang kembangkan lagi, bikin makanan olahan ikan yang hanya bisa ditemukan di Trisik. Hal inilah yang bisa menggaet wisatawan ketimbang spot foto," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement









