Dipulangkan, Istri Pertama Terduga Teroris Sleman Trauma, Anak Terkecil Rewel

Ketua RT 05/35 Bedingin Wetan, Sumarjono mendatangi rumah kontrakan yang ditempati keluarga Saefulloh di Dusun Bedingin Wetan, Sendangadi, Mlati, Kamis (12/7/2018). - Harian Jogja/Irwan A. Syambudi
12 Juli 2018 19:17 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dua orang istri terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Dusun Bedingin Wetan, Sendangadi, Mlati, Sleman pada Rabu (11/7/2018) dipulangkan. Istri pertama mengalami trauma.

Ketua RT 05/35 Bedingin Wetan, Sumarjono mengatakan satu keluarga yang sempat diamankan Densus 88 terdiri dari Saefullah, dua istrinya serta tiga anaknya. "Tadi malam, sekitar jam 22.00 istri pertama, istri kedua, dan tiga anak sudah dipulangkan," kata dia Kamis (12/7/2018).

Selain memulangkan anggota keluarga Saefulloh, petugas juga telah mencopot gasis polisi yang sebelumnya dipasang di rumah kontrakan tersebut.

Kamis pagi sekitar pukul 11.00 WIB, Sumarjono mendatangi kontrakan keluarga Saefulloh. Ia bertemu dengan anak perempuan Saefulloh yakni AFR, 19. Dari anak tertuanya itu, ia mendapatkan informasi bahwa Saefulloh masih diamankan di Polda DIY.

Selain itu, dari perbincangannya dengan AFR total ada enam anggota keluarganya yang Rabu pagi diamankan termasuk dia. Sementara kedua adiknya yang berada di pesantren tidak ikut diamankan.

"Tadi sebatas ngobrol saja [dengan AFR] anaknya tidak tahu menahu. Semalam sama ibunya dikembalikan sekitar jam sembilan malam," ujarnya.

Dari keterangan AFR juga, menurut Sumarjono, istri pertama Saefulloh cukup kaget dengan kejadian Rabu pagi kemarin.

"Istri pertama agak shock. Anaknya yang kecil agak rewel. Kondisinya sehat tapi mungkin trauma dan kaget. Biar tenang dulu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan satu keluarga diamankan Densus 88 pada Rabu pagi. Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri membenarkan adanya kejadian tersebut, tetapi demikian saat dikonfirmasi lebih lanjut belum ada jawaban. Hingga berita ini diturunkan, upaya menemui Kapolda DIY untik meminta konfirmasi juga belum membuahkan hasil.