Duh, Diduga Gelapkan Dana Desa Bendahara Desa Beji Jadi Tersangka

Ilustrasi Korupsi
16 September 2018 13:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Diduga menggelapkan dana desa, seorang perangkat Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Gunungkidul yang berinisial SW, 55, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Gunungkidul.

Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya mengatakan dugaan korupsi Dana Desa Beji itu dilakukan tersangka pada akhir 2017 silam. Setelah memeriksa SW dan meminta keterangan saksi ahli perkara, maka penetapan tersangka pun dilakukan. "Sembari kami terus mendalami kasus ini," kata dia, Minggu (16/9).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi diakui dia belum menahan SW. Alasannya, selama proses penyidikan, tersangka bersikap kooperatif. "Selama ini dia [SW] baik dan sangat kooperatif ketika kami mintai keterangan, jadi hanya kami berlakukan wajib lapor," ucap Riko.

Kasus penggelapan dana ini bermula dari terhentinya pembangunan 14 dusun di Desa Beji melalui program dana desa pada 2017 lalu. Musababnya, dana desa  senilai hampir Rp400 juta yang dibawa SW hilang tanpa jejak.

Sebelumnya SW yang menjabat sebagai bendahara ditugaskan Pemerintah Desa Beji untuk mengambil uang tersebut di bank. Dari pengakuan SW, uang itu hilang setelah ia makan di sebuah warung satai.

Oleh pihak desa lalu dibuat surat perjanjian yang isinya tersangka harus mengembalikan uang. Jika tidak maka akan masuk ranah hukum. "Dan nyatanya tersangka tak sanggup [mengembalikan uang] jadi kami proses," jelas Riko.

Kepala Desa Beji, Suparno mengaku tidak mengira ada oknum staf-nya yang nakal. Menurutnya SW dikenal sebagai orang baik. "Tidak kepikiran kalau bakal seperti itu, karena di awalkan baik-baik saja," ujarnya

Jauh-jauh hari sebelum penetapan tersangka terhadap SW, Pemdes Beji, kata Suparno telah menonaktifkan yang bersangkutan dari jabatan bendahara dan keanggotaan di Pemerintahan Desa Beji. "Selebihnya kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," ucapnya.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia