Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Nelayan melabuhkan kapalnya di Pantai Gesing, Girikarto, Panggang, Gunungkidul, DIY./Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Program migrasi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas bagi nelayan di pesisir selatan Gunungkidul masih sebatas wacana. Pasalnya, sejak disosialisasikan dua tahun yang lalu, hingga sekarang program tresebut belum ada realisasinya.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul Sugeng Rahardjo mengatakan, program bantuan konveter kit bagi nelayan masih belum ada tindak lanjutnya. Menurut dia, pelaksanaan masih sebatas sosialisasi sedang rencana kapan akan diberikan bantuan belum ada kejelasan hingga sekarang.
“Sosialisasinya sudah dua tahun yang lalu, tapi bantuan alat konversi dari BBM ke gas juga belum diberikan ke nelayan,” katanya kepada wartawan, Jumat (19/10/2018).
Menurut dia, bantuan konverter kit merupakan program dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral untuk menekan biaya operasional nelayan pada saat melaut. Di dalam perencanaan, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul membantu dalam program pendataan. Hasil dari pendataan ada sekitar 300 nelayan yang akan dapat alat konverter kit. “Untuk kapan pasti pemberian bantuan tidak tahu karena kami [dinas kelautan dan perikanan] tidak menangani langsung,” katanya.
Ketua Kelompok Nelayan Sadeng, Sarpan membenarkan adanya sosialisasi program konversi gas untuk nelayan. Hanya saja, sambung dia, kegiatan tersebut masih di tahap awal karena masih sebatas sosialisasi program. “Informasinya akan diberikan tahun ini, tapi hingga pertengahan Oktober ini belum ada realisasinya,” kata Sarpan saat dihubungi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.