SOSOK: Tak Ingin Jemawa, Striker PS Tira Ini Cuma Ingin Beri Kesan Positif

Aleksandar Rakic. - Harian Jogja/Jumali
04 November 2018 21:20 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA--PS Tira sukses melumat Persela Lamongan dengan skor 4-1 pada pekan ke-28 Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (28/10/2018) malam.

Satu dari empat gol yang dicetak ke gawang tim Joko Samudra dilesakkan oleh Aleksandar Rakic pada menit ke-60. Atas torehan gol ini, pesepak bola asal Serbia ini tidak hanya mengantar The Young Warriors sementara lolos dari zona merah.

Tak hanya itu, gol itu pun berarti spesial bagi pria berumur 31 tahun itu. Betapa tidak, gol itu adalah rekor baru baginya.

Mantan penyerang klub Liga India (I League) Chennai City itu, kini telah mengoleksi 15 gol untuk PS Tira. Alhasil, penyerang berusia 31 tahun ini masuk dalam peringkat kedua daftar topskor di Liga 1 2018. Rakic hanya terpaut sebiji gol dari pencetak gol terbanyak sementara yakni David da Silva, penyerang asal Persebaya yang telah mengoleksi 16 gol. “Baru kali ini saya berada di Indonesia. Bukan apa-apa [soal torehan gol], saya hanya ingin memberikan kesan positif,” ucap dia merendah.

Padahal, jika melihat catatan penampilan Rakic selama 2014 hingga sekarang, jumlah gol yang dicetak oleh Rakic mengalami peningkatan signifikan. Bersama PS Tira, dari 27 penampilannya, Rakic mencetak 15 gol, dan menyamai rekor dari Fernando Rodrigues Ortega.

Sedangkan di Chennai City, ia mencetak 2 gol dari 5 kali penampilan. Sementara di Liga Utama Armenia, saat masih berkostum Arafat Yerevan pada 2015 lalu, Rakic mencetak 10 gol dari 8 kali penampilan. Artinya dari 43 total penampilannya, ada 30 gol dicetak oleh Rakic.

“Baru di Indonesia ini juga saya kali pertama jadi topskor di sebuah tim. Saya ingin berada di posisi teratas daftar pencetak gol. Tapi, saya juga ingin menjaga posisi saya dulu di tiga besar daftar pencetak gol,” kata Rakic.

Di luar itu, PS Tira saat ini justru masih terjebak di papan bawah klasemen sementara, dengan peringkat 16 atau posisi teratas di zona degradasi. “Kami selalu memperlihatkan permainan bagus dan menunjukkan ingin menang. Pada pertandingan berikutnya, kami juga akan berusaha yang sama,” katanya.