Geger, Sesosok Mayat Habis Terbakar Ditemukan di Bumi Perkemahan Bantul

mayat laki-laki muda ditemukan di komplek Bumi Perkemahan Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Rabu pagi (07/11/2018). - Ist/ Tribratanews Bantul
07 November 2018 19:19 WIB Nina Atmasari Bantul Share :


Harianjogja.com, BANTUL- Sesosok mayat laki-laki muda ditemukan di komplek Bumi Perkemahan Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Rabu pagi (07/11/2018) sekitar jam 07.00 WIB.

Penemuan mayat laki-laki yang sempat membuat gempar warga setempat ini pertama kali ditemukan oleh Damiri seorang warga Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul.

Dijelaskan Damiri, pagi itu sekitar jam 07.00 WIB dia hendak berangkat ke sawah, ketika melintasi dekat Bumi Perkemahan dia melihat ada sesosok mayat. Setelah dicek dan benar sesosok mayat, penemuan ini kemudian disampaikan Kadus setempat yang diteruskan ke Kepolisian Sektor Sanden.

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Sanden bersama anggota Polres Bantul dari Unit Inafis, Sat Reskrim dan Urkes yang dipimpin KBO Sat Reskrim Iptu Muji Suharjo segera ke lokasi guna melaksanakan olah TKP dan memasang police line.

Dari olah TKP yang dilakukan, didapati posisi mayat dalam keadaan terlentang dan kondisi habis dibakar. Kondisi mayat masih utuh hanya bekas terbakar bagian sekitar kemaluan dan wajah. Korban ditemukan dalam keadaan telanjang tanpa busana, hanya memakai celana pampers.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan dr Nurul Fauziah Rahmawati dari Puskesmas Sanden bersama tim medis dari Uskes Polres Bantul yang dipimpin Paurkes Penda Satu Ida Wahyuningsih, tidak ditemukan luka bekas tanda kekerasan, hanya bekas terbakar pada bagian kepala dan sekitar kemaluan korban.

Usai dilakukan olah tkp, mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna dilakukan autopsi. Kasus penemuan mayat tersebut ditangani penyidik Unit Reskrim Polsek Sanden bersama Sat Reskrim Polres Bantul.

KBO Sat Reskrim Polres Bantul saat memimpin olah TKP mengatakan, jajarannya saat ini fokus mencari identitas korban terlebih dahulu, juga berupaya mengungkap kasusnya.

"Masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya ataupun masyarakat yang mempunyai informasi apapun agar disampaikan ke pihak kepolisian guna membantu pengungkapan kasus," harap Iptu Muji Suharjo.