Terkendala Ombak Tinggi, Pencarian Nelayan Bantul yang Hilang Difokuskan melalui Darat

Pantai Samas, Bantul. - Harian Jogja
07 Januari 2019 12:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Tim gabungan pencarian dan penyelamatan nelayan hilang di Pantai Samas, Srigading, Sanden, melakukan penyisiran wilayah pesisir pantai. Tim tidak bisa melakukan pencarian ke tengah laut karena terkendala ombak tinggi.

Sekretaris Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Rescue Istimewa Wilayah 4 Samas Nugroho mengatakan sebanyak 40 personel tim gabungan dikerahkan untuk mencari Purwanto alias Gareng, 37. "Fokus pencarian di pesisir atau darat karena ombak besar sehingga perahu tidak bisa turun," kata Nugroho, saat dihubungi Senin (7/1/2019) pagi.

Purwanto alias Gareng hilang tenggelam setelah kapal yang dikemudikannya terbalik dihantam ombak saat akan mendarat di Pantai Samas pada Minggu (6/1/2019), sekitar pukul 13.30 WIB. Selain Purwanto ada satu penumpang lain bernama Faska Yulianto, 25, warga Srigading, Sanden.

Namun Faska berhasil diselamatkan oleh Tim SAR dan warga sekitar. Sementara Purwanto hingga lebih dari 17 jam belum juga ditemukan. Purwanto merupakan warga Kulonprogo, namun sudah lama melaut dari Pantai Samas dan bergabung dengan nelayan Samas.

Nugroho mengatakan tidak hanya tim penyelamat yang tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian di laut akibat ombak masih tinggi sekitar 3-4 meter. Namun nelayan setempat juga belum ada yan melaut, "Nelayan masih berkabung," kata dia.

Mugari, 46, salah satu Nelayan Pantai Samas membenarkan bahwa nelayan pantai setempat tidak melaut terlebih dahulu sampai temannya bisa ditemukan, "Sementara libur dulu, berkabung," kata dia.

Ia mengatakan kedua rekannya Purwanto dan Faska sudah terlatih dalam melaut, namun kejadian kemarin karena musibah dan kurang perhitungan saat ada omabak bear ketika hendak menepi.