Ada Perbaikan 4 Jembatan, Jalan Gito Gati Segera Ditutup

Arus lalu lintas di Jalan Gito Gati seperti terlihat Senin (7/1/2018) - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
08 Januari 2019 15:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman bakal menutup Jalan Gito Gati. Penutupan dilakukan menyusul dimulainya proyek perbaikan jalan. Untuk tahun ini perbaikan jalan menyasar pada pembangunan empat jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sapto Winarno, mengatakan perbaikan Jalan Gito Gati masuk dalam proyek perbaikan untuk tahun anggaran 2019-2020. "Jalan Gito Gati berstatus jalan provinsi, sehingga proyek perbaikan ditangani Pemda DIY. Meski demikian kami [DPUPKP} Sleman tetap mengurus aspek lainnya seperti lalu lintas, pohon, dan jaringan listrik. Oleh karena itu koordinasi terus dilakukan," ujar Sapto, Senin (7/1/2018).

Sapto mengatakan proyek perbaikan jalan dilakukan selama dua tahun. Di tahun ini proyek diawali dengan pembangunan empat jembatan di sepanjang Jalan Gito Gati. Empat jembatan itu antara lain Jembatan Denggung, Jembatan Tlacap, Jembatan Gondanglegi, dan Jembatan Tambakrejo.

Ia mengatakan Jalan Gito Gati butuh diperbaiki karena arus lalu lintas semakin padat dan banyak dilalui kendaraan. "Jalan Gito Gati menjadi jalan alternatif yang banyak dilalui kendaraan, dan saat ini kondisinya rusak," kata Sapto.

Setelah perbaikan jembatan beres, pada 2020 perbaikan jalan dilakukan. Dalam perbaikan, Jalan Gito Gati bakal diperlebar dari sebelumnya sekitar 5,5 meter menjadi sembilan meter. Berdasar data DPUPKP Sleman, ruas Jalan Gito Gati memiliki panjang 2,48 kilometer, membentang dari simpang empat Denggung sampai simpang empat Kamdanen.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPKP Sleman, Ahmad Subkhan, mengatakan proyek perbaikan jalan dan jembatan di ruas Jalan Gito Gati menelan biaya Rp40 miliar. "Sebanyak Rp25 miliar untuk perbaikan jalan, dan Rp15 miliar untuk perbaikan jembatan," katanya.

Dampak dari perbaikan jalan tersebut tidak hanya pada lalu lintas, namun juga meliputi beberapa aspek. "Setidaknya ada sekitar 416 pohon di sepanjang jalan tersebut yang akan ditebang. Harapannya tahun ini kendala pohon bisa diatasi," kata Subkhan.

Selain pohon ada juga dampak lain seperti tiang listrik dan saluran air. Subkhan mengatakan dalam perbaikan jalan jajarannya tidak memberikan ganti rugi kepada beberapa pemilik bangunan yang terdampak. "Kami sudah memasang patok, karena peruntukannya memang untuk jalan. Selama enam bulan kami sudah menggelar survei pendataan fisik. Kami juga mengundang pemerintah desa dan warga terdampak karena memang butuh komunikasi dan pendekatan," kata Subkhan.

Khusus untuk dampak lalu lintas, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sleman, Sulton Fatoni, mengatakan jajarannya sudah menyiapkan pengalihan arus lalu lintas dampak dari proyek tersebut.

"Pengguna jalan yang biasanya melewati Jalan Gito Gati akan terdampak, karena jalan ditutup. Pengaruhnya yang paling terasa mungkin di Perempatan Pendowoharjo, Sleman, di sana diprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas yang ramai," kata Sulton. Jalan Gito Gati ditutup mulai Januari sampai Mei 2019. Direncanakan, proyek pembangunan empat jembatan akan dilakukan selama 180 hari kerja.