Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dari kiri ke kanan, Kepala TBY, Dyah Tutuko; Broto Wijayanto, Jemek Suoardi dan Deddy Ratmoyo dalam Temu Seniman Budayawan Pantomim di ruang seminar TBY, Jogja, Kamis (20/6/2019).- Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pantomim merupakan salah satu cabang seni yang bukan saja gerakan tubuh tanpa suara, tapi juga menjadi media penyampai pesan dari sang seniman kepada penonton. Di Jogja, dinamika pantomim cukup berpengaruh pada kancah nasional.
Hal ini disampaikan seniman pantomim senior, Deddy Ratmoyo, dalam Temu Seniman Budayawan Pantomim di ruang seminar Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Kamis (20/6/2019). Di situ, nama-nama besar seniman pantomim Jogja juga terlihat, seperti Jemek Supardi dan Broto Wijayanto.
Deddy menjelaskan pantomim berbeda dengan peraga. Dalam setiap gerakan harus mengandung feel dan yang terpenting adalah teknik dasar. “Kalau cuma asal gerak, itu kayak peraga, seperti pramugari di pesawat,” katanya, Kamis.
Deddy berpesan kepada seniman pantomim muda yang hadir agar terlebih dahulu menguasai basic pantomim. Setelah itu teknik-teknik dimana harus ada guru yang mendampingi agar tidak hanya menjadi seni bisu.
Lalu pelajaran selanjutnya adalah timing dan tempo. Ini perlu dimiliki seniman pantomim agar audience tidak ngantuk. Semisal mengangkat gelas, harus ada bedanya antara gelas yang berat dan ringan.
Menurut Deddy, pantomim yang bagus adalah yang tidak terlalu lama, cukup 3-4 menit. Selain itu penonton juga idealnya tidak terlalu banyak. Sebab, detail dalam pantomim sangat diperhatikan, sehingga jika jarak penonton terlalu jauh pantomim tidak bisa dinikmati.
Seniman pantomim itu melihat sejauh ini Jogja masih menjadi barometer bagi perkembangan pantomim nusantara. Ini terlihat dari banyaknya acara pantomim dan diraihnya juara lomba pantomim tingkat nasional oleh pegiat pantomim Jogja.
Namun, sayangnya sampai saat ini perlombaan pantomim masih menggunakan paradigma juara. Padahal dalam penilaian, pantomim tidak bisa diukur, melainkan hanya soal suka dan tidak suka. “Seperti dalam festival film, tidak ada juara. Adanya aktor terbaik, sutradara terbaik karena ini seni, berbeda dengan sepak bola,” ungkapnya.
Seniman pantomim senior, Jemek Supardi, menceritakan awal mula ia memasuki dunia pantomim adalah karena saking payahnya dia di seni teater. Ia selalu kesulitan menghafal naskah sehingga merepotkan lawan mainnya. Maka ia pun memutuskan alih jalur dan menemukan kecocokan di pantomim.
Jemek baru mulai membuat karya sendiri pada 1980-an. “Orang menganggap saya pemain pantomim beneran, padahal ga tahu apa-apa tapi karena pada percaya yaudah saya main terus,” ujarnya sambil berkelakar.
Broto Wijayanto mengatakan kegiatan ini merupakan usaha menyatukan balung pisah. Ia melihat banyak pegiat dan sanggar pantomim di Jogja tapi tidak terwadahi. “Makanya kami coba ngobrol bareng di sini, soal regenarasi dan sebagainya,” ungkapnya.
Diskusi itu juga akan membahas tentang acara pantomim yang akan diselenggarakan pada Agustus mendatang, Dokumim. Acara ini merupakan program TBY yang berisi lokakarya, perlombaan dan pertunjukan pantomim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.