Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Anak-anak anggota FAD dan perwakilan DP3AP2 DIY tengah mendapatkan penjelasan mengenai sejarah DIY, Sabtu (13/7/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan anak dari seluruh kabupaten/kota di DY yang tergabung dalam Forum Anak Daerah (FAD) DIY mengunjungi Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sabtu (13/7/2019). Kunjungan bertajuk Visitasi Kraton bersama Forum Anak Daerah (FAD) DIY itu merupakan inisiasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindugan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY.
Kabid Perlindugan Perempuan dan Anak DP3AP2, Wredi Wyandani mengatakan kegiatan visitasi itu digelar dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada Selasa (23/7/2019) mendatang.
Selain itu, visitasi tersebut juga merupakan tindak lanjut atas komunikasi DP2AP2 DIY dengan Penghageng Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KPH Yudho Hadiningrat beberapa waktu lalu. "Maka sekarang di Kraton kami bisa bertemu lagi dengan Romo Yudho sambil belajar sejarah," ujarnya.
Selama visitasi, ratusan anggota FAD DIY diberi pembelajaran langsung oleh Romo Yudho berkaitan dengan sejarah Jogja sekaligus peran dan sumbangsihnya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Anak-anak juga mendapatkan penjelasan mengenai sejarah raja-raja Mataram dan sejarah terbentuknya Kerajaan Mataram, sehingga kami harap mereka bisa lebih paham soal sejarah dan budaya Jogja, budaya yang memiliki filosofi tinggi yang menjadi identitas dan harus diuri-uri," kata Wredi.
Selain belajar sejarah, FAD DIY juga diajak berkeliling Kraton, melihat sejumlah tempat bersejarah seperti Siti Inggil, Bale Manis, dan Museum Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Tak hanya mendatangi, mereka juga diberi penjelasan mengenai detail dan fungsi tempat-tempat tersebut.
Di Museum Sri Sultan HB IX, misalnya, kata Wredi, anak-anak mendapatkan pelajar tentang masa muda Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang sempat dikirim ke Belanda. "Waktu itu masa penjajahan, dari situ mereka belajar harus memahami siapa yang jadi musuh sebenarnya, sehingga bisa mengambil tindakan yang tepat," kata dia.
Penyalur Aspirasi
Wredi menjelaskan FAD merupakan perkumpulan anak-anak tingkat daerah yang anggotanya berkisar SMP dan SMA. FAD sudah terbentuk sejak 2009 lalu, dan memiliki keanggotaan mulai dari kabupaten/kota sampai provinsi.
FAD diharapkan bisa menjadi penyalur aspirasi anak-anak, sehingga mereka bertugas mewakili anak-anak di musyawarah pembangunan dari tingkat desa sampai provinisi.
Dalam menyambut Hari Anak Nasional, DP3AP2 menggelar serangkaian kegiatan. Selain Visitasi Kraton, DP3AP2 juga menggelar Nonton Film Bareng di Ghratama Pustaka pada 6 Juli lalu. Rencananya pada 26 Juli mendatang, DP3AP2 juga bakal mengajak anak-anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. “Puncaknya adalah kami mengajak 1.000 anak berwisata ke Jogja Bay pada 8 Agustus,” ucap Wredi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.