Sawit Hadapi Tantangan Produktivitas dan Kebijakan
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Sukarelawan Muhammadiyah melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan dalam simulasi yang digelar di halaman Rumah Dinas Bupati Bantul, Sabtu (3/8/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Rumah Sakit Umum (RSU) PKU Muhammadiyah Bantul resmi meluncurkan dua produk unggulannya tepat saat peringatan HUT ke-55 rumah sakit tersebut di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bantul, Sabtu (3/8/2019).
Direktur Utama PKU Muhammadiyah Bantul, Widiyanto Danang Prabowo, mengatakan kedua produk unggulan RSU PKU Muhammadiyah Bantul tersebut masing-masing adalah unit pelayanan anak terpadu dan ambulan gawat darurat dari sukarelawan Muhammadiyah.
Dia menjelaskan unit pelayanan anak terpadu merupakan layanan kesehatan untuk anak yang meliputi klinik anak, klinik tumbuh kembang, klinik imunisasi, klinik fisioterapi, klinik psikologi dan klinik terapi gizi. Layanan kesehatan anak berada di tempat terpisah dengan pelayanan atau poliklinik lainnya. “Sehingga layanan anak menjadi terpadu dan komprehensif,” ucap dia di sela-sela acara Peringatan Milad ke-55 RSU PKU Muhammadiyah Bantul, Sabtu.
Diakui Widiyanto, kedua produk itu merupakan bukti tekad RSU PKU Muhammadiyah Bantul untuk turut mendukung Pemkab Bantul dalam mewujudkan kabupaten ramah anak. Terlebih angka tingkat kematian ibu dan anak saat ini terus meningkat. “Kami juga ikut membantu mengurangi angka kematian ibu dan anak,” kata Widiyanto.
Selain dua produk unggulan tersebut, beberapa hari lalu RSU PKU Muhammadiyah Bantul juga mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan produk katering dan gizi. Dengan demikian semua pasien PKU Muhammadiyah Bantul tidak perlu khawatir karena produk kateringnya sudah teruji dari lembaga yang berwewenang. Tidak hanya itu PKU Muhamamdiyah Bantul juga menerapkan katering diet dan sehat yang diawali dari direksi rumah sakit.
Dalam acara Peringatan Milad ke-55 PKU Muhammadiyah Bantul tersebut semua ambulans dari sukarelawan Muhammadiyah disimulasikan di halaman Rumah Dinas Bupati Bantul. Semua ambulans dari Lazismu masing-masing kecamatan dihadirkan.
Selain ambulans Lazismu, terdapat juga ambulan dari Public Safety Center (PSC) 119, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, dan kepolisian. Dalam simulasi tersebut digambarkan tentang adanya kecelakaan di Simpang Kelodran yang merenggut banyak korban.
Semua sukarelawan Muhammadiyah bergabung dengan sukarelawan berbagai instansi dari Pemkab bergabung dan melakukan pertolongan pertama kemudian membawanya ke PKU Muhamamdiyah Bantul, karena merupakan rumah sakit terdekat, dan PKU Muhammadiyah Bantul sudah ditunjuk Pemkab menjadi salah satu rumah sakit yang menangani kegawatdaruratan
Bupati Bantul Suharsono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis mengatakan di usia 55 tahun, RSU PKU Muhammadiyah Bantul mampu mengukuhkan jati dirinya sebagai rumah sakit nirlaba yang mengemban visi misi Muhammadiyah sebagai gerakan amar makruf nahi mungkar.
“Semoga di usia yang ke-55 tahun ini, [RSU] PKU Muhammadiyah Bantul mampu melintasi zamannya, mampu mengukuhkan eksistensinya sebagai rumah sakit yang memiliki nilai unggul dan islami sehingga dirasakan kebermanfaatannya oleh seluruh umat manusia,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.
Persela Lamongan ditahan De Red FC 2-2 di Stadion Surajaya. Gol menit akhir membuat tim Bima Sakti gagal mengamankan kemenangan.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
BPBD Sumsel mengerahkan empat helikopter untuk melanjutkan pemadaman karhutla di OKI, Ogan Ilir, dan Muara Enim.