Update SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026, SIMMADE hingga Simenor
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Kepresidenan Gedung Agung Jogja, Sabtu (17/8/2019). /Antara
Harianjogja.com, JOGJA- Beragam kegiatan upacara memperingati HUT RI ke 74 dilakukan oleh masyarakat Jogja, Sabtu (17/8/2019). Selain di instansi pemerintah, beragam komunitas juga ambil bagian dalam aksi ini di lingkungan masing-masing.
Di instansi pemerintahan, upacara HUT Kemerdekaan RI di lingkungan Pemda DIY digelar di Instana Kepresidenan Gedung Agung Jogja. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin langsung upacara yang dikomandani oleh Kasubdit IV DIT Intelkam Polda DIY AKBP Daru Tyas. Bunyi sirine menandai dimulainya upacara.
Usai upacara, Sultan berharap agar peringatan HUT RI ke 74 menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk introspeksi dan mawasdiri. Sultan berharap agar tidak ada lagi yang mempertentangkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara. Bagi Sultan, negara dan bangsa Indonesia sudah memiliki identitas yang jelas.
Dengan meletakkan Pancasila sebagai dasar dan pondasi negara, maka tidak boleh ada yang lainnya. "Komitmen untuk berbangsa dan bernegara dengan ideologi Pancasila tetap menjadi dasar, fondasi, yang tidak boleh ada dasar lainnya," katanya.
Ungkapan Sultan tersebut sebagai jawaban atas munculnya polemik penerapan khilafah yang didorong oleh kelompok tertentu. Diduga, oknum-oknum PNS juga ada di dalam barisan ini.
Sultan pun mengkritisi sikap ambivalensi atau kesetiaan mendua hati terhadap NKRI dan Pancasila. Sebab secara formal, mereka mengakui Pancasila sebagai dasar negara, tetapi di saat yang sama menginginkan dasar negara lain yang tidak sesuai dengan corak Nusantara.
"Sering kali muncul ungkapan NKRI dan Pancasila bersyariah. Padahal, Pancasila menjadi perekat di antara perbedaan suku, bahasa, agama, dan keyakinan yang beragam di NKRI," kata Sultan di Bangsal Kepatihan beberapa waktu lalu.
Menurut Sultan, Pancasila selama ini justru memuliakan agama dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Beliau pun menyayangkan seringkali anak-anak remaja dimanipulasi dengan pertanyaan jebakan yang tidak berada di level yang sama, seperti Alqur’an atau Pancasila.
"Sering disalahpahami Pancasila seakan bertentangan dengan agama. Pancasila tidak bertentangan dengan agama, karena Pancasila bukan agama," katanya.
Merujuk tema peringatan HUT RI 74, Sultan berharap agar pembangunan harus berpusat pada manusia unggul. Lahirnya manusia-manusia unggul ini bertujuan untuk lahirnya peradaban maju yang bermartabat. Apalagi di era digital saat ini, kata Sultan, masyarakat dituntut memiliki etos kerja yang kreatif dan inovatif serta disiplin. Selain keuletan bekerja dan belajar masyarakat dituntut mampu berbagi dan berperan dalam kemajuan dunia.
"Untuk itu masyarakat harus menumbuhkan kultur baru, culture of excellence. Nah, kultur keunggulan itu dimulai dari pendidikan," katanya.
Dengan strategi yang cerdas, inovatif dan kreatif, lanjut Sultan, maka sumberdaya Indonesia akan mumpuni. Namun keunggulan sumberdaya juga harus didasari dengan pondasi yang kuat yaitu budaya. Budaya yang bertumbuh ialah kerja keras, disiplin, berhemat dan mengutamakan pendidikan.
"Untuk memenuhi hal itu, salah satu upayanya adalah pemenuhan anggaran pendidikan baik APBN maupun APBD. Tidak hanya sekadar memenuhi akses masyarakat unfuk bersekolah, tetapi juga mampu berkompetisi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Kulonprogo Juli 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM terbaru.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Pendaftaran bakal calon lurah di 31 kalurahan Gunungkidul dibuka 13-23 Juli 2026. Panitia diminta cermat untuk mencegah sengketa pemilihan.
BMKG menyebut gempa M5,5 di Laut Maluku dipicu subduksi lempeng. Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum diikuti gempa susulan.
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan pada 8 Juli 2026. Pengamanan diperketat, operasional wisata disesuaikan.
Pekerja PLTSa Putri Cempo Solo mengalami kecelakaan kerja hingga tangannya masuk mesin. Korban telah menjalani operasi dan kini dalam pemulihan.