Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi PNS./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Program digitalisasi di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gunungkidul terus digalakkan. Setelah Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerapkan tanda tangan digital, rencananya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) segera melakukan hal yang sama.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan program digitalisasi dilakukan untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Program ini tidak hanya berlaku di lingkup Disdikpora, tetapi juga menyasar di sekolah yang ada di Bumi Handayani.
Menurut dia, inovasi layanan ini merupakan bentuk jawaban terhadap perkembangan zaman yang diiringi perkembangan teknologi, sehingga semua layanan berbasis elektronik. “Contohnya pelayanan tanda tangan dilakukan secara elektronik,” katanya kepada wartawan, Minggu (18/8/2019).
Bahron menyatakan penerapan inovasi ini dikomunikasikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika selaku OPD teknis yang menangani teknologi dan informasi. Rencananya akan dibuat aplikasi tanda tangan secara digital. “Harapannya dengan aplikasi tanda tangan elektronik dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari sekolah maupun dari dinas,” kata Bahron.
Meski demikian, untuk tahap awal penerapan tanda tangan digital digunakan untuk hal-hal sederhana terlebih dahulu seperti menandatangani surat keterangan, rotasi guru dan surat pengangkatan. “kami persiapkan infrastrukturnya dan untuk tahap awal inovasi digunakan untuk mendukung kinerja guru, kepala sekolah, kepala bidang, dan kepala dinas. Masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan ini dengan catatan berkas yang dimaksud masuk dalam kategori nonblangko,” katanya.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengungkapkan penerapan program baru ini tidak hanya pada tanda tangan elektronik, tetapi juga inovasi e-rapor. “Mudah-mudahan Oktober mendatang sudah bisa diluncurkan dan diterapkan. Saat ini masih proses pengerjaan,” kata Kelik.
Selain Disdikpora, program tandatangan elektronik sebelumnya telah diterapkan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu serta Disdukcapil. “Kami genjot untuk menuju daerah yang maju di era digital ini sehingga layanan yang diberikan bisa jauh lebih mudah,” kata Kelik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.