Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ilustrasi PNS./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Program digitalisasi di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gunungkidul terus digalakkan. Setelah Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) menerapkan tanda tangan digital, rencananya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) segera melakukan hal yang sama.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan program digitalisasi dilakukan untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas pelayanan. Program ini tidak hanya berlaku di lingkup Disdikpora, tetapi juga menyasar di sekolah yang ada di Bumi Handayani.
Menurut dia, inovasi layanan ini merupakan bentuk jawaban terhadap perkembangan zaman yang diiringi perkembangan teknologi, sehingga semua layanan berbasis elektronik. “Contohnya pelayanan tanda tangan dilakukan secara elektronik,” katanya kepada wartawan, Minggu (18/8/2019).
Bahron menyatakan penerapan inovasi ini dikomunikasikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika selaku OPD teknis yang menangani teknologi dan informasi. Rencananya akan dibuat aplikasi tanda tangan secara digital. “Harapannya dengan aplikasi tanda tangan elektronik dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari sekolah maupun dari dinas,” kata Bahron.
Meski demikian, untuk tahap awal penerapan tanda tangan digital digunakan untuk hal-hal sederhana terlebih dahulu seperti menandatangani surat keterangan, rotasi guru dan surat pengangkatan. “kami persiapkan infrastrukturnya dan untuk tahap awal inovasi digunakan untuk mendukung kinerja guru, kepala sekolah, kepala bidang, dan kepala dinas. Masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan ini dengan catatan berkas yang dimaksud masuk dalam kategori nonblangko,” katanya.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengungkapkan penerapan program baru ini tidak hanya pada tanda tangan elektronik, tetapi juga inovasi e-rapor. “Mudah-mudahan Oktober mendatang sudah bisa diluncurkan dan diterapkan. Saat ini masih proses pengerjaan,” kata Kelik.
Selain Disdikpora, program tandatangan elektronik sebelumnya telah diterapkan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu serta Disdukcapil. “Kami genjot untuk menuju daerah yang maju di era digital ini sehingga layanan yang diberikan bisa jauh lebih mudah,” kata Kelik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.