Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Ilustrasi dana bantuan parpol./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul memastikan Partai Hanura tetap mendapatkan bantuan keuangan partai di tahun ini meski paa Pemilu 2019 tidak memperoleh kursi Dewan. Namun jumlah bantuan yang diterima tidak penuh dalam setahun karena bantuan hanya diberikan selama tujuh bulan.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Gunungkidul, Arkham Mashudi, mengatakan pembagian bantuan keuangan partai di tahun ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, untuk saat ini bantuan diberikan dalam dua termin. Pencairan pertama diberikan kepada partai politik yang memperoleh kursi hasil Pemilu 2014. Sedangkan termin kedua diberikan kepada partai politik yang mendapatkan kursi pada Pemilu 2019. “Kami mengacu pada surat keputusan Bupati terkait dengan penyaluran bantuan keuangan di tahun ini,” kata Akrham kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).
Menurut dia, dengan ketentuan ini Partai Hanura tetap memperoleh hak atas bantuan meski dari hasil Pemilu 2019 partai ini tidak mendapatkan kursi Dewan. “Tetap dapat tapi tidah penuh karena bantuan hanya dibagikan selama tujuh bulan. Sedangkan sisanya diserahkan ke partai yang meraih kursi di Pemilu 2019,” katanya.
Disinggung mengenai pencairan, Arkham mengakui hingga sekarang belum semua partai mencairkan dana, salah satunya Hanura. Menurut dia, di tahap pertama pencairan ada sembilan parpol yang berhak menerima bantuan. Selain Hanura, tiga partai lain masih dalam proses pencairan. “Yang belum mengajukan hanya Hanura. Tiga partai dalam proses dan empat lainnya sudah mencairkan,” kata Akrham.
Adanya perubahan komposisi kursi di DPRD Gunungkidul juga berdampak terhadap penerima bantuan keuangan partai. Menurut Arkham, tujuh bulan awal bantuan diberikan kepada sembilan partai, sedangkan sisanya yang lima bulan diserahkan ke delapan partai yang yang mendapatkan kursi di Pemilu 2019. “Untuk besarannya disesuaikan dengan jumlah raihan suara dikalikan Rp2.506,” katanya.
Sekretaris DPC Hanura Gunungkidul, Agus Suryanto Hadi, saat dihubungi mengatakan dirinya sudah tidak aktif lagi di kepengurusan DPC Partai Hanura Gunungkidul. Meski demikian ia tetap berkomunikasi dengan pengurus untuk mengurus bantuan keuangan ini. “Tetap diambil tapi untuk uruasannya ditangani oleh Ketua DPC Partai Hanura Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.