DIY Puncaki Indeks Demokrasi 2025, Skor Tembus 89,79
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Jumadi, seorang sopir truk tangki pengangkut air menyalurkan air bersih ke rumah warga di Dusun Karangtengah, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Rabu (24/4/2019)./Harian Jogja- David Kurniawan
Harianjogja,com, JOGJA—Rumah Zakat memberangkatkan 100 tangki air untuk didistribusikan ke beberapa kecamatan di Gunungkidul, yakni Kecamatan Gedangsari, Purwosari, Ngawen dan Tepus, Jumat (30/8/2019). Secara simbolik beberapa mobil tangki dilepas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, di halaman Balai Kota Jogja.
Brand Manager Rumah Zakat Cabang Jogja, Warnitis, mengatakan secara nasional terdapat 20 juta jiwa yang tersebar di 28 provinsi terdampak bencana kekeringan. DIY merupakan salah satunya, dengan kekeringan paling parah terjadi di Gunungkidul dan Kulonprogo. "Kedua kabupaten itu telah mencapai titik kritis kekeringan. Di Gunungkidul, dari 18 kecamatan, 10 di antaranya sangat kritis ketersediaan air bersih. Sementara di Kulonprogo ada lima kecamatan, yakni Kalibawang, Girimulyo, Sentolo, Samigaluh dan Nanggulan," ujar dia.
Dia melihat musim kemarau tahun ini terlampau panjang, sehingga menyebabkan kekeringan di beberapa titik. Hal ini mengakibatkan petani yang merupakan matapencaharian utama di Gunungkidul dan Kulonprogo tidak bisa bertani sebagaimana mestinya.
Warnitis menambahkan dalam skala nasional lembaganya menargetkan pendistribusian 1.000 tangki untuk menjangkau 28 provinsi yang terdampak kekeringan. "Yang sudah kami intervensi ada tujuh provinsi, termasuk DIY. Itu baru kami intervensi 50 persen," katanya.
Adapun air yang telah didistribusikan ke Gunungkidul dan Kulonprogo sebelumnya yakni sekitar 50 tangki. Dia menargetkan akan terus mendistribusikan hingga tiba musim hujan.
Selain dropping air, dia mengungkapkan Rumah Zakat juga akan membangun sarana air bersih berupa sumur bor. "Yang sudah dibangun bari di Pandeglang Banten dan Bojonegoro Jawatimur. Tahun ini targetnya bisa membangun di Gunungkidul, agar pemanfaatannya bisa kontinu," ujarnya.
Asisten Umum Setda Kota Jogja, Septi Sri Rejeki, mengatakan bantuan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di titik kekeringan. Dia berharap instansi lain bisa berpartisipasi memberi bantuan kemanusiaan pada musim kemarau ini. "Pemkot juga berkomitmen nanti akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk ikut serta menyalurkan bantuan serupa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDI DIY 2025 tertinggi nasional dengan skor 89,79. Demokrasi Yogyakarta dinilai inklusif, stabil, dan berkualitas.
Polda Jateng menangkap kondektur bus yang diduga mengedarkan sabu 3,77 gram di Semarang. Polisi kini memburu pemasok yang masuk DPO.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
AKI mengeluhkan lambatnya restitusi PPN yang menekan arus kas kontraktor. Dana tertahan disebut mencapai puluhan triliun rupiah.
Kemkomdigi melayangkan teguran pertama kepada YouTube terkait konten live promosi vape yang melibatkan anak dan meminta tindakan dalam tiga hari.
ESDM menyiapkan investasi Rp4,86 triliun untuk memulihkan kapasitas PLTP Sarulla menjadi 330 MW dan mengembangkan potensi panas bumi.