Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Ilustrasi Pencak Silat/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan pesilat dari seluruh Nusantara akan meramaikan Pencak Malioboro Festival (PMF) VI. Acara tahunan yang sudah kali keenam digelar akan digelar selama dua hari, mulai Jumat-Minggu (6-8/9/2019) di Jalan Malioboro dan Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret.
Salah satu panitia PMF VI, Yosi Tantungan mengatakan PMF tahun ini mengambil tema Indonesia Damai. Dalam gelaran kali ini, tercatat 6.200 peserta dari nasional dan internasional telah terkonfirmasi ikut.
Dari Jogja, kata dia, ada 20 perguruan silat yang akan turut memeriahkan silaturahmi akbar ini. “PMF VI merupakan usaha pelestarian budaya dengan melakukan pendidikan budaya kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda agar turut melestarikan budaya asli Nusantara, salah satunya pencak silat,” ujarnya, Selasa (3/9/2019).
Tema Indonesia Damai dimaksudkan untuk memperkenalkan pencak silat dengan kekayaan filosofinya, mampu menyatukan banyak perbedaan. Ia menyebutkan di Indonesia memiliki setidaknya 600 aliran pencak silat yang belum semuanya teridentifikasi. “Setiap daerah memiliki keunikan masing-masing, tidak ada yang lebih unggul,” ucap dia.
Sejumlah kegiatan yang akan mewarnai PMF VI di antaranya adalah kompetisi koreografi pencak, Kaulan Titik Nol, menggambar bersama untuk anak-anak, lokakarya silat terbuka, panggung gebyar pencak silat. “Puncaknya, di hari terakhir akan digelar pawai PMF VI di sepanjang Jalan Malioboro serta ikrar Indonesia Damai bersama Wakil Gubernur KGPA Paku Alam X.
Sebelum pelaksanaan PMF VI, tepatnya pada Rabu (4/9/2019), panitia menggelar Pencak Wisata Budaya. Dalam kegiatan ini, para pecinta dan pemerhati silat dari mancanegara dijak untuk mengenali pencak silat khas dari berbagai daerah serta budaya Indonesia. “Selama empat hari mereka akan mempelajari berbagai aliran pencak silat dari berbagai perguruan di Nusantara. Selain itu mereka juga akan diperkenalkan dengan budaya Indonesia, seperti blangkon, panahan tradisional atau jemparingan, dan sebagainya,” kata dia.
KGPA Paku Alam X berharap misi PMF unutuk menjunjung Indonesia Damai dapat tersebar ke seluruh Nusantara. “Ini menjadi upaya dari Jogja untuk meminimalkan residu pertentangan antar kelompok sebaai dampak dari pemilu yang lalu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.