Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Ilustrasi perselingkuhan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus penggerebekan kepala sekolah dan guru yang diduga berbuat mesum di kompleks sekolahan di Desa Kemejing, Kecamatan Semin, ditangani oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul. Keduanya terancam sanksi diberhentikan dengan hormat.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan jajarannya telah memanggil kepala sekolah dan guru yang diduga berbuat mesum. Hasil klarifikasi dipastikan bahwa perbuatan mereka masuk ke pelanggaran sedang hingga menengah. Untuk penanganan selanjutnya diserahkan ke Bupati melalui BKPP. “Sanksi belum dijatuhkan, tapi dari bobot kesalahan tidak masuk kategori ringan sehingga keputusan kami serahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian,” kata Bahron, Jumat (13/9/2019).
Menurut dia, kasus tertangkapnya dua orang ini terjadi Kamis (4/9/2019) oleh warga di sekitar sekolah. Buntut dari kejadian tersebut, warga protes dengan melayangkan surat keberataan. “Sambil menunggu sanksi turun, kepala sekolah untuk sementara berkantor di kantor Disdikpora dan guru berkantor di Koordinator Wilayah Semin,” katanya.
Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Gunungkidul, Iskandar, mengatakan jajarannya menerima limpahan berkas pemeriksaan dari Disdikpora. Hal ini dilakukan karena kebijakan pemberian sanksi merupakan kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian di BKPP.
Menurut dia, untuk sanksi belum turun karena masih dikaji. Sesuai dengan aturan dalam Peraturan Pemerintah No.53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, kedua pegawai bisa dijatuhi saknsi pemberhentian dengan hormat. Hanya, kata Iskandar, hal tersebut belum bisa dipastikan karena keputusan masih menunggu hasil kajian. “
Sebelumnya diberitakan, pada Kamis malam, warga di Desa Kemejing, Kecamatan Semin, menggerebek kepala sekolah bersama seorang guru saat berada di ruang guru hingga larut malam. Penggerebekan ini membuat warga resah sehingga mengajukan surat keberatan ke Disdikpora Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.