Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi perselingkuhan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus penggerebekan kepala sekolah dan guru yang diduga berbuat mesum di kompleks sekolahan di Desa Kemejing, Kecamatan Semin, ditangani oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul. Keduanya terancam sanksi diberhentikan dengan hormat.
Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, mengatakan jajarannya telah memanggil kepala sekolah dan guru yang diduga berbuat mesum. Hasil klarifikasi dipastikan bahwa perbuatan mereka masuk ke pelanggaran sedang hingga menengah. Untuk penanganan selanjutnya diserahkan ke Bupati melalui BKPP. “Sanksi belum dijatuhkan, tapi dari bobot kesalahan tidak masuk kategori ringan sehingga keputusan kami serahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian,” kata Bahron, Jumat (13/9/2019).
Menurut dia, kasus tertangkapnya dua orang ini terjadi Kamis (4/9/2019) oleh warga di sekitar sekolah. Buntut dari kejadian tersebut, warga protes dengan melayangkan surat keberataan. “Sambil menunggu sanksi turun, kepala sekolah untuk sementara berkantor di kantor Disdikpora dan guru berkantor di Koordinator Wilayah Semin,” katanya.
Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKPP Gunungkidul, Iskandar, mengatakan jajarannya menerima limpahan berkas pemeriksaan dari Disdikpora. Hal ini dilakukan karena kebijakan pemberian sanksi merupakan kewenangan dari Pejabat Pembina Kepegawaian di BKPP.
Menurut dia, untuk sanksi belum turun karena masih dikaji. Sesuai dengan aturan dalam Peraturan Pemerintah No.53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, kedua pegawai bisa dijatuhi saknsi pemberhentian dengan hormat. Hanya, kata Iskandar, hal tersebut belum bisa dipastikan karena keputusan masih menunggu hasil kajian. “
Sebelumnya diberitakan, pada Kamis malam, warga di Desa Kemejing, Kecamatan Semin, menggerebek kepala sekolah bersama seorang guru saat berada di ruang guru hingga larut malam. Penggerebekan ini membuat warga resah sehingga mengajukan surat keberatan ke Disdikpora Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.