Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL-- Dinas Pariwisata DIY mendukung atraksi kesenian dan budaya yang berkembang di masyarakat sebagai kekuatan daya tarik wisata.
“Atraksi seni budaya merupakan kekuatan promosi pariwisata,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, Kamis (10/10/2019) malam.
Wardoyo mengatakan promosi wisata tidak hanya sekedar mengenalkan destinasi, karena destinasi wisata cenderung banyak yang sama sehingga jika tidak ada yang menarik di suatu destinasi wisata cenderung tidak dilirik oleh wisatawan.
Salah satu yang banyak dicari wisatawan adalah atraksi seni dan budaya di suatu destinasi sehingga wisatawan merasa mendapatkan sesuatu yang berbeda. Karena itu promosi pariwisata perlu berkalaborasi dengan Dinas Kebudayaan selaku intansi pembina kelompok seni dan budaya.
Kelompok seni dan budaya yang hidup di masyarakat perlu perlu diberi ruang atraksi. “Atraksi seni budaya ini perlu dikemas agar menjadi daya tarik bagi wisatawan,” kata Wardoyo.
Dengan adanya atraksi rutin yang difasilitasi, kata Wardoyo, dapat meningkatkan kapasitas kelompok seni budaya sekaligus mempopulerkan kelompok seni budaya tersebut serta dapat mengangkat destinasi wisata.
Termasuk kegiatan merti dusun yang rutin digelar di hampir tiap dusun, salah satunya di Dusun Mangunan, Desa Panggungharjo, Sewon. Merti dusun di dusun tersebut sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki sekaligus ajang silaturahmi. Acara merti dusun diawali dengan ziarah kubur dan diakhiri dengan pentas Wayang Kulit.
Acara merti dusun tersebut juga dihadiri Bupati Bantul Suharsono. “Kegiatan seperti ini kan kegiatan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan, agar ke depan generasi berikutnya bisa mengerti dan tidak kehilangan budaya lokal,” kata Suharsono.
Beberapa kegiatan atraksi seni budaya yang difasilitasi Dinas pariwisata DIY adalah Festival Wana Wisata Budaya Mataram di kawasan wisata Mangunan dan Festival Reog dan Jatilan di kawasan wisata Watu Mabur, Lemahbang, Mangunan, Dlingo.
Bahkan festival reog dan jatilan sudah menjadi agenda tahunan kesebelas kali digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni tradisional lokal yang popular di DIY sekaligus alternatif bentuk sajian wisata di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.