RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi pembacokan./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Wening Pamuji Asih, 35, warga Dusun Sambeng, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Bantul mengalami luka bacok di bagian dada hingga tembus ulu hati di rumahnya, Rabu (20/11/2019) malam.
Pelaku pembacokan guru sekolah menengah atas (SMA) di Bantul dan Kulonprogo tersebut diduga adalah muridnya sendiri, berinisial CB, 16, warga Kulonprogo.
Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam penyelidikan polisi, "Motifnya masih kami dalami, masih dalam penyidikan," kata Kapolsek Srandakan, Komisaris Polisi Muryanto, saat dihubungi Kamis (21/11/2019).
Muryanto mengatakan peristiwa itu bermula sekitar pukul 20.30 WIB mertua korban mendengar jeritan minta tolong dari dalam kamar korban. Mertua korban kemudian memberi tahu anaknya atau suami korban bernama Nukman Rifai untuk mengecek.
Saat dicek ke dalam kamar, korban dalam kesakitan dengan luka bacok di bagian ulu hati, memar di wajah, dan lemas. Korban juga kesulitan untuk berkomunikasi. "Setelah itu korban diangkat ke depan rumah oleh saksi satu [mertua korban] dan dibawa ke Rumah Sakit UII dengan bantuan dari warga," kata Muryanto.
Saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit UII dan rencananya akan dirujuk ke Rumah Sakit Umun DR Sardjito. Muryanto mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan sebilah pisau yang berlumuran darah dan satu unit telepon selular yang diduga milik pelaku.
Selain itu polisi juga menemukan bukti adanya ancaman terhadap korban melalui media sosial sebelum kejadian. Sejumlah saksi juga melihat depan rumah ada seorang remaja usia sekitar 20 tahun. Bukti-bukti yang mengarah ada pelaku CB itu kini masih di dalami.
Panit Reskrim Polsek Srandakan Iptu Agus DS menyatakan bahwa terduga pelaku yang diamankan adalah murid korban di sekolah. Apa dugaan motif pembacokan tersebut? "Masih dalam penyidikan," ujar Agus.
*Berita ini terus diperbarui dengan adanya keterangan tambahan. Judul berita ini juga telah dikoreksi, sebelumnya berjudul Seorang Guru di Bantul Jadi Korban Pembacokan di Rumahnya, Terduga Pelaku Adalah Siswanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se