Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi suasana Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul diminta menyiapkan paket-paket wisata yang menarik dan unik untuk menggaet wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Selain itu atraksi kegiatan wisata diharapkan bisa digelar secara konsisten agar bisa jadi panduan bagi wisatawan.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY , Udhi Sudhiyanto mengatakan agar sebuah kegiatan, khususnya yang menyangkut dengan kepariwisataan, diperlukan konsistensi. Menurut dia mustahil wisatawan akan terkesan dengan event yang hanya digelar sekali. “Soal kalender event yang disusun Pemkab Bantul untuk tahun depan, saya minta, kalau menggelar event [wisata] diperlukan konsistensi. Enggak mungkin event yang ingin dikenang [wisatawan] hanya dilakan sekali, tetapi harus berulang-ulang,” kata dia, Kamis (5/12/2019).
Dengan konsisten menggelar kegiatan sebagai suguhan wisatawan agar memudahkan wisatawan untuk mengingatnya ketika wisatawan tengah merencanakan persiapan liburan mereka. Tak hanya itu, dia juga berharap Pemkab melibatkan Asita DIY dalam penyusunan kalender event. “Dengan melibatkan kami, pembuatan paket wisata nantinya bisa lebih mudah dan efektif,” ucap dia.
Untuk mendatangkan wisatawan mancanegara, menurut Udhi, juga dibutuhkan kerja sama semua stakeholder, mulai dari Pemkab, biro perjalanan wisata, pengelola wisata hingga agen penyelenggara kegiatan. Kegiatan tersebut diupayakan bisa digelar dengan skala intenasional atau minimal nasional, kegiatan tersebut tidak harus setiap bulan, namun bisa empat kali dalam setahun dengan kegiatan tematik dan konsisten.
Bantul diakui dia sangat potensial untuk wisatawan asing, mulai dari pantai hingga pemandangan alam pegunungan serta kerajinannya yang setiap destinasi bisa dibuat pusat informasi wisatawan. Akses menuju destinasi wisatanya juga sudah mudah.
Pengalaman Langsung
Lebih lanjut Udhi menyebut bahwa kecendrungan wisatawan asing saat ini lebih suka dengan aktivitas di luar ruangan dan berwisata yang bisa memberikan pengalaman langsung. Dia mencontohkan labuhan yang digelar di Parangkusumo, salah satunya yang menarik dan dapat dibuat paket dengan melibatkan langsung wisatawan asing dalam penyiapan uba rampe hingga keseniannya.
“Sentra batik misalnya, yang banyak digemari turis dari Eropa perlu lebih banyak mengajak wisatawan guna mengetahui lebih detail proses pembuatan batik. Kegiatan pertanian di sawah juga menarik untuk melibatkan wisatawan. Hal-hal seperti itu menjadi tren dalam dunia pariwisata,” ucap Udhi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Isa Budi Hartomo sebelumnya mengatakan tahun depan Pemkab Bantul menargetkan 200.000 orang wisatawan mancanegara berkunjung ke Bantul. Untuk memenuhi target tersebut pihaknya tengah berupaya menginventarisasi semua kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang berpotensi menarik wisatawan.
Berbagai kegiatan itu nantinya akan dibuat dalam satu kalender event tahunan untuk panduan wisatawan. “Nantinya ketika masuk kalender event mau tidak mau waktu penyelenggaraan harus tepat harinya, tanggalnya, sampai konsep acaranya, karena akan menjadi panduan bagi wisatawan,” ujar Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.