Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi suasana Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul diminta menyiapkan paket-paket wisata yang menarik dan unik untuk menggaet wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Selain itu atraksi kegiatan wisata diharapkan bisa digelar secara konsisten agar bisa jadi panduan bagi wisatawan.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY , Udhi Sudhiyanto mengatakan agar sebuah kegiatan, khususnya yang menyangkut dengan kepariwisataan, diperlukan konsistensi. Menurut dia mustahil wisatawan akan terkesan dengan event yang hanya digelar sekali. “Soal kalender event yang disusun Pemkab Bantul untuk tahun depan, saya minta, kalau menggelar event [wisata] diperlukan konsistensi. Enggak mungkin event yang ingin dikenang [wisatawan] hanya dilakan sekali, tetapi harus berulang-ulang,” kata dia, Kamis (5/12/2019).
Dengan konsisten menggelar kegiatan sebagai suguhan wisatawan agar memudahkan wisatawan untuk mengingatnya ketika wisatawan tengah merencanakan persiapan liburan mereka. Tak hanya itu, dia juga berharap Pemkab melibatkan Asita DIY dalam penyusunan kalender event. “Dengan melibatkan kami, pembuatan paket wisata nantinya bisa lebih mudah dan efektif,” ucap dia.
Untuk mendatangkan wisatawan mancanegara, menurut Udhi, juga dibutuhkan kerja sama semua stakeholder, mulai dari Pemkab, biro perjalanan wisata, pengelola wisata hingga agen penyelenggara kegiatan. Kegiatan tersebut diupayakan bisa digelar dengan skala intenasional atau minimal nasional, kegiatan tersebut tidak harus setiap bulan, namun bisa empat kali dalam setahun dengan kegiatan tematik dan konsisten.
Bantul diakui dia sangat potensial untuk wisatawan asing, mulai dari pantai hingga pemandangan alam pegunungan serta kerajinannya yang setiap destinasi bisa dibuat pusat informasi wisatawan. Akses menuju destinasi wisatanya juga sudah mudah.
Pengalaman Langsung
Lebih lanjut Udhi menyebut bahwa kecendrungan wisatawan asing saat ini lebih suka dengan aktivitas di luar ruangan dan berwisata yang bisa memberikan pengalaman langsung. Dia mencontohkan labuhan yang digelar di Parangkusumo, salah satunya yang menarik dan dapat dibuat paket dengan melibatkan langsung wisatawan asing dalam penyiapan uba rampe hingga keseniannya.
“Sentra batik misalnya, yang banyak digemari turis dari Eropa perlu lebih banyak mengajak wisatawan guna mengetahui lebih detail proses pembuatan batik. Kegiatan pertanian di sawah juga menarik untuk melibatkan wisatawan. Hal-hal seperti itu menjadi tren dalam dunia pariwisata,” ucap Udhi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Isa Budi Hartomo sebelumnya mengatakan tahun depan Pemkab Bantul menargetkan 200.000 orang wisatawan mancanegara berkunjung ke Bantul. Untuk memenuhi target tersebut pihaknya tengah berupaya menginventarisasi semua kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang berpotensi menarik wisatawan.
Berbagai kegiatan itu nantinya akan dibuat dalam satu kalender event tahunan untuk panduan wisatawan. “Nantinya ketika masuk kalender event mau tidak mau waktu penyelenggaraan harus tepat harinya, tanggalnya, sampai konsep acaranya, karena akan menjadi panduan bagi wisatawan,” ujar Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.
BPS mencatat harga beras Juli 2026 naik di seluruh rantai distribusi. Beras premium di tingkat penggilingan melonjak 10,22 persen secara tahunan.
Kemarau membuat debit air sumur di Kokap, Kulonprogo menurun. Warga yang menggelar hajatan khitanan terpaksa meminta bantuan droping air.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.