Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi suasana Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul diminta menyiapkan paket-paket wisata yang menarik dan unik untuk menggaet wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara. Selain itu atraksi kegiatan wisata diharapkan bisa digelar secara konsisten agar bisa jadi panduan bagi wisatawan.
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY , Udhi Sudhiyanto mengatakan agar sebuah kegiatan, khususnya yang menyangkut dengan kepariwisataan, diperlukan konsistensi. Menurut dia mustahil wisatawan akan terkesan dengan event yang hanya digelar sekali. “Soal kalender event yang disusun Pemkab Bantul untuk tahun depan, saya minta, kalau menggelar event [wisata] diperlukan konsistensi. Enggak mungkin event yang ingin dikenang [wisatawan] hanya dilakan sekali, tetapi harus berulang-ulang,” kata dia, Kamis (5/12/2019).
Dengan konsisten menggelar kegiatan sebagai suguhan wisatawan agar memudahkan wisatawan untuk mengingatnya ketika wisatawan tengah merencanakan persiapan liburan mereka. Tak hanya itu, dia juga berharap Pemkab melibatkan Asita DIY dalam penyusunan kalender event. “Dengan melibatkan kami, pembuatan paket wisata nantinya bisa lebih mudah dan efektif,” ucap dia.
Untuk mendatangkan wisatawan mancanegara, menurut Udhi, juga dibutuhkan kerja sama semua stakeholder, mulai dari Pemkab, biro perjalanan wisata, pengelola wisata hingga agen penyelenggara kegiatan. Kegiatan tersebut diupayakan bisa digelar dengan skala intenasional atau minimal nasional, kegiatan tersebut tidak harus setiap bulan, namun bisa empat kali dalam setahun dengan kegiatan tematik dan konsisten.
Bantul diakui dia sangat potensial untuk wisatawan asing, mulai dari pantai hingga pemandangan alam pegunungan serta kerajinannya yang setiap destinasi bisa dibuat pusat informasi wisatawan. Akses menuju destinasi wisatanya juga sudah mudah.
Pengalaman Langsung
Lebih lanjut Udhi menyebut bahwa kecendrungan wisatawan asing saat ini lebih suka dengan aktivitas di luar ruangan dan berwisata yang bisa memberikan pengalaman langsung. Dia mencontohkan labuhan yang digelar di Parangkusumo, salah satunya yang menarik dan dapat dibuat paket dengan melibatkan langsung wisatawan asing dalam penyiapan uba rampe hingga keseniannya.
“Sentra batik misalnya, yang banyak digemari turis dari Eropa perlu lebih banyak mengajak wisatawan guna mengetahui lebih detail proses pembuatan batik. Kegiatan pertanian di sawah juga menarik untuk melibatkan wisatawan. Hal-hal seperti itu menjadi tren dalam dunia pariwisata,” ucap Udhi.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Isa Budi Hartomo sebelumnya mengatakan tahun depan Pemkab Bantul menargetkan 200.000 orang wisatawan mancanegara berkunjung ke Bantul. Untuk memenuhi target tersebut pihaknya tengah berupaya menginventarisasi semua kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang berpotensi menarik wisatawan.
Berbagai kegiatan itu nantinya akan dibuat dalam satu kalender event tahunan untuk panduan wisatawan. “Nantinya ketika masuk kalender event mau tidak mau waktu penyelenggaraan harus tepat harinya, tanggalnya, sampai konsep acaranya, karena akan menjadi panduan bagi wisatawan,” ujar Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.