Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kejahatan jalanan yang diduga dilakukan sekelompok pelaku klitih di daerah Balirejo, Jogja sungguh brutal. Selain melukai kepala korban, urat tangan korban juga putus akibat sabetan celurit. Beruntung nyawa korban selamat.
Adapun terduga pelaku klitih yang telah diringkus polisi Polsek Umbulharjo pada Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 17.00 WIB itu yakni, AM, NS dan IN, yang beraksi pada Minggu (10/11/2019) lalu di Jalan Balirejo, Muja Muju. Aksi ketiganya mengakibatkan korban, Muhammad Awan Saktiyono, luka berat.
Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Ireda, Gondomanan pada Minggu (1/12/2019) lalu. "Ada kaitannya dengan genk Konco Salawase, yang sementara diduga genk sekolah," ujarnya, Minggu (8/12/2019).
Kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya, Daniel Butar Butar dan Khoirul Anam berboncengan dalam satu motor matik ditemani teman korban lainnya, hendak pulang ke indekos dari kafe di daerah Sorowajan melewati Jalan Balirejo, Muja Muju, sekitar pukul 01.45 WIB.
Pada saat bersamaan, ketiga pelaku yang juga berbonceng tiga dalam satu motor supra melintas di Jalan Balirejo menuju selatan arah SGM. Para pelaku pun mendekati korban dan menanyakan daerah asli korban. "Tidak ada motif, pelaku hanya merasa korban menghalangi jalannya," kata Kompol Alaal.
Setelah ditanyai, korban pun menjawab bahwa dia asli Jogja, sementara Daniel menjawab orang kampus. Lalu pelaku menyalip dan memepet motor korban hingga motor korban berhenti. Melihat AM membawa celurit, Daniel dan Khoirul Anam lari ketakutan, sementara korban masih di motor sendirian.
Setelah berhadapan, AM membacokkan celuritnya pada korban dan mengenai kepala bagian atas hingga banyak mengeluarkan darah. Korban pun menutupi kepalanya dengan kedua tangannya. Tapi AM terus membacokkan cluritnya dan mengenai sikut, lengan dan pergelangan tangan kanan, serta pergelangan dan sikut kiri korban.
Korban berteriak minta ampun kemudian mundur meninggalkan motornya ke arah utara sembari minta pertolongan warga setempat. Sayangnya waktu itu kondisi sepi sehingga tidak ada pertolongan. Setelah itu pelaku meinggalkan korban pergi ke arah selatan.
Korban pun ditolong oleh kedua temannya yang berada di belakang karena ketakutan. Mereka lantas membawa korban ke Rumah Sakit Hidayatullah. Setelah dipindahkan ke RSUP Sardjito, korban dioperasi karena di pergelangan tangan kanan dan kirinya ada urat yang putus. Kompol Alaal mengungkapkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan berada di Tangerang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.