AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kejahatan jalanan yang diduga dilakukan sekelompok pelaku klitih di daerah Balirejo, Jogja sungguh brutal. Selain melukai kepala korban, urat tangan korban juga putus akibat sabetan celurit. Beruntung nyawa korban selamat.
Adapun terduga pelaku klitih yang telah diringkus polisi Polsek Umbulharjo pada Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 17.00 WIB itu yakni, AM, NS dan IN, yang beraksi pada Minggu (10/11/2019) lalu di Jalan Balirejo, Muja Muju. Aksi ketiganya mengakibatkan korban, Muhammad Awan Saktiyono, luka berat.
Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Ireda, Gondomanan pada Minggu (1/12/2019) lalu. "Ada kaitannya dengan genk Konco Salawase, yang sementara diduga genk sekolah," ujarnya, Minggu (8/12/2019).
Kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya, Daniel Butar Butar dan Khoirul Anam berboncengan dalam satu motor matik ditemani teman korban lainnya, hendak pulang ke indekos dari kafe di daerah Sorowajan melewati Jalan Balirejo, Muja Muju, sekitar pukul 01.45 WIB.
Pada saat bersamaan, ketiga pelaku yang juga berbonceng tiga dalam satu motor supra melintas di Jalan Balirejo menuju selatan arah SGM. Para pelaku pun mendekati korban dan menanyakan daerah asli korban. "Tidak ada motif, pelaku hanya merasa korban menghalangi jalannya," kata Kompol Alaal.
Setelah ditanyai, korban pun menjawab bahwa dia asli Jogja, sementara Daniel menjawab orang kampus. Lalu pelaku menyalip dan memepet motor korban hingga motor korban berhenti. Melihat AM membawa celurit, Daniel dan Khoirul Anam lari ketakutan, sementara korban masih di motor sendirian.
Setelah berhadapan, AM membacokkan celuritnya pada korban dan mengenai kepala bagian atas hingga banyak mengeluarkan darah. Korban pun menutupi kepalanya dengan kedua tangannya. Tapi AM terus membacokkan cluritnya dan mengenai sikut, lengan dan pergelangan tangan kanan, serta pergelangan dan sikut kiri korban.
Korban berteriak minta ampun kemudian mundur meninggalkan motornya ke arah utara sembari minta pertolongan warga setempat. Sayangnya waktu itu kondisi sepi sehingga tidak ada pertolongan. Setelah itu pelaku meinggalkan korban pergi ke arah selatan.
Korban pun ditolong oleh kedua temannya yang berada di belakang karena ketakutan. Mereka lantas membawa korban ke Rumah Sakit Hidayatullah. Setelah dipindahkan ke RSUP Sardjito, korban dioperasi karena di pergelangan tangan kanan dan kirinya ada urat yang putus. Kompol Alaal mengungkapkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan berada di Tangerang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.
Sebanyak 156 karyawan HS Surya Group berangkat umrah gratis. Kisah pekerja muda hingga pesan haru CEO menjadi sorotan.
PM Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Thailand.
Perlintasan sebidang liar di Sleman resmi habis setelah akses Rewulu ditutup. KAI Daop 6 kini fokus meningkatkan keselamatan di perlintasan resmi.
Menhub Dudy Purwagandhi memastikan investigasi penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II dilakukan. Posko Terpadu juga disiapkan di Surabaya.