Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus kejahatan jalanan yang diduga dilakukan sekelompok pelaku klitih di daerah Balirejo, Jogja sungguh brutal. Selain melukai kepala korban, urat tangan korban juga putus akibat sabetan celurit. Beruntung nyawa korban selamat.
Adapun terduga pelaku klitih yang telah diringkus polisi Polsek Umbulharjo pada Kamis (5/12/2019) sekitar pukul 17.00 WIB itu yakni, AM, NS dan IN, yang beraksi pada Minggu (10/11/2019) lalu di Jalan Balirejo, Muja Muju. Aksi ketiganya mengakibatkan korban, Muhammad Awan Saktiyono, luka berat.
Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Ireda, Gondomanan pada Minggu (1/12/2019) lalu. "Ada kaitannya dengan genk Konco Salawase, yang sementara diduga genk sekolah," ujarnya, Minggu (8/12/2019).
Kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya, Daniel Butar Butar dan Khoirul Anam berboncengan dalam satu motor matik ditemani teman korban lainnya, hendak pulang ke indekos dari kafe di daerah Sorowajan melewati Jalan Balirejo, Muja Muju, sekitar pukul 01.45 WIB.
Pada saat bersamaan, ketiga pelaku yang juga berbonceng tiga dalam satu motor supra melintas di Jalan Balirejo menuju selatan arah SGM. Para pelaku pun mendekati korban dan menanyakan daerah asli korban. "Tidak ada motif, pelaku hanya merasa korban menghalangi jalannya," kata Kompol Alaal.
Setelah ditanyai, korban pun menjawab bahwa dia asli Jogja, sementara Daniel menjawab orang kampus. Lalu pelaku menyalip dan memepet motor korban hingga motor korban berhenti. Melihat AM membawa celurit, Daniel dan Khoirul Anam lari ketakutan, sementara korban masih di motor sendirian.
Setelah berhadapan, AM membacokkan celuritnya pada korban dan mengenai kepala bagian atas hingga banyak mengeluarkan darah. Korban pun menutupi kepalanya dengan kedua tangannya. Tapi AM terus membacokkan cluritnya dan mengenai sikut, lengan dan pergelangan tangan kanan, serta pergelangan dan sikut kiri korban.
Korban berteriak minta ampun kemudian mundur meninggalkan motornya ke arah utara sembari minta pertolongan warga setempat. Sayangnya waktu itu kondisi sepi sehingga tidak ada pertolongan. Setelah itu pelaku meinggalkan korban pergi ke arah selatan.
Korban pun ditolong oleh kedua temannya yang berada di belakang karena ketakutan. Mereka lantas membawa korban ke Rumah Sakit Hidayatullah. Setelah dipindahkan ke RSUP Sardjito, korban dioperasi karena di pergelangan tangan kanan dan kirinya ada urat yang putus. Kompol Alaal mengungkapkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan berada di Tangerang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Operasional SPPG Palihan dihentikan sementara setelah 41 orang di dua sekolah Kulonprogo mengalami gejala gangguan pencernaan.
Pemerintah menargetkan 1 juta sambungan jargas hingga 2028 untuk memperluas akses energi dan mengurangi ketergantungan impor LPG.
FKY 2026 resmi ditutup di Lapangan Beran, Slemam. Selama enam hari penyelenggaraan sejak Minggu (13/9), FKY mencatat transaksi lebih dari Rp1 miliar.
Yoga Ardika Putra meraih medali perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus menjadi medali pertama Indonesia dari cabang teqball.
Disdikpora DIY bakal mendata sekolah yang menolak MBG sekaligus mengevaluasi layanan SPPG dan pencegahan keracunan makanan.