Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Ilustrasi bola voli./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mengasah skill atlet di Jogja, Kodim 0734 Jogja bekerja sama dengan Pemkot Jogja menggelar Turnamen Bola Voli Dandim Cup III di Gor Kridosono selama delapan hari, mulai Minggu (15/12/2019) hingga Minggu (22/12/2019).
Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Jogja, Danang Agus Yuniarto, menjelaskan turnamen diikuti oleh 14 tim yang mewakili kecamatan di Kota Jogja, ditambah dua tim dari Pemerintah Kota Pemkot dan Polresta Jogja. “Setiap hari digelar empat partai yang terdiri dari dua putra dan dua putri. Mereka memperebutkan trofi bergilir, trofi tetap dan uang pembinaan. Total hadiah tahun ini bertambah, jika pada 2018 total hadiahnya Rp18 juta, sekarang menjadi Rp20 juta,” ucap dia, Senin (16/12/2019).
Ada pun pemain yang bertanding merupakan atlet kecamatan masing-masing, tanpa dibatasi usia. Meski demikian, pihaknya memberi kesempatan kepada setiap kecamatan untuk merekrut maksimal tiga atlet luar kecamatan, asalkan masih ber-KTP DIY.
Menurutnya saat ini banyak regenerasi atlet voli di tingkat kecamatan masih sangat rendah. Di samping karena terbatasnya wilayah, banyaknya atlet yang justru tertarik bermain di daerah lain juga menjadi kendala dalam regenerasi ini. “Para atlet biasanya juga akan bosan jika hanya terus berlatih tanpa ada pertandingan bergengsi. Makanya kami bina dengan berbagai kompetisi, salah satunya Dandim Cup III ini. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi persiapan bagi para atlet untuk event lebih besar seperti Porda [Pekan Olahraga Daerah],” katanya.
Wali kota Jogja, Haryadi Suyuti, mengatakan dengan turnamen ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk bukan saja menyaksikan, tapi juga ikut menyemarakkan olahraga bola voli di wilayahnya masing-masing. “Karena dalam voli, selain berolahraga dan melatih strategi, juga belajar berorganisasi dan bersosialisasi. Dengan turnamen ini diharapkan dapat menemukan atlet-atlet berpotensi dari Kota Jogja,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Bansos beras tahap kedua mulai disalurkan 17 Agustus 2026. Kopdes Merah Putih berpeluang menjadi lokasi penyaluran bagi 33,24 juta penerima.
Longsor tebing di Tanjakan Clongop Gunungkidul belum diperbaiki. Warga berharap penanganan dipercepat sebelum musim hujan tiba.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.
Sebanyak 156 karyawan HS Surya Group berangkat umrah gratis. Kisah pekerja muda hingga pesan haru CEO menjadi sorotan.