Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Suasana pengundian doorprize dalam acara Jalan Sehat dan Eksibisi Kotaku yang digelar oleh pelaksana program Kotaku DIY di halaman Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) DIY, Minggu (22/12/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) 2019 sekaligus memamerkan hasil program Kotaku dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-DIY, pelaksana program Kotaku DIY menggelar Jalan Sehat dan Eksibisi Kotaku dengan tema Nyaman Kampungku Sehat Awakku. Kegiatan yang digelar di halaman Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) DIY, Minggu (22/12/2019) tersebut diikuti oleh 178 BKM se-DIY.
Kegiatan tersebut dimulai dengan jalan sehat yang start sekitar pukul 05.30 WIB. Jalan sehat ini melintasi jalan inspeksi barat Sungai Gajah Wong yang merupakan hasil karya dari program Kotaku di Kampung Balirejo, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo.
Di sepanjang jalan itu, kawasan yang tadinya kumuh dengan jajaran rumah terlalu mepet dengan sungai dan lingkungan yang kurang terawat, kini sudah ditata dengan cara memundurkan bangunan hingga berjarak tiga meter dari sungai. Kemudian diberi jalan paving dan pagar dari jembatan Balirejo tembus sampai Jembatan Gembira Loka Zoo.
Koordinator Kotaku Kota Jogja, Mahmud Al Harisi, menjelaskan jalan sehat sengaja dilewatkan hasil program Kotaku di Balirejo karena itu merupakan percontohan program yang berhasil, dengan dukungan warga setempat untuk mau memundurkan rumahnya. “Agar masyarakat bisa melihat langsung penataan yang telah dilakukan di Muja Muju. Yang dulu rumahnya mepet dengan sungai mau dimundurkan. Harapan kita masyarakat di kabupaten lain ketika akan ditata dengan skala kawasan mereka sudah melihat contohnya langsung, bahwa di Kota Jogja bisa dan hasilnya bagus,” katanya.
Berdasarkan luasannya, penataan kawasan kumuh dibagi dalam dua kategori, yakni skala wlingkungan dan skala kawasan. Skala lingkungan memiliki luasan yang relatif kecil, dengan cakupan hanya satu kelurahan atau desa. Sementara skala kawasan merupakan penataan yang luasnya lebih dari 15 hektare dan lintas kelurahan atau desa.
Tiga Kelurahan
Penataan bantaran Sungai Gajah Wong termasuk skala kawasan karena menyangkut tiga kelurahan, mulai dari Muja Muju, Pandean, Prenggan sampai Giwangan. Penataan mulai dari jembatan Balirejo sampai Giwangan sebenarnya satu paket, namun baru penataan di Muja-Muju yang sudah selesai, sementara di Prenggan dan Giwangan masih dalam proses, dan Pandean belum berjalan.
Koordinator Kotaku Kabupaten Sleman, Raden Adhi Heryadi, mengatakan penanganan kawasan kumuh masih butuh perjalanan jauh. Pasalnya meski luasan kawasan kumuh di Kabupaten Sleman, Bantul dan Kulonprogo sudah dinyatakan 0, namun kenyataannya masih terdapat sejumlah kawasan yang kumuh. “Berdasarkan SK 2014, di akhir tahun ini, Sleman, Kulonprogo dan Bantul sudah tidak kumuh, sementara di Jogja masih menyisakan 23 hektare. Tetapi faktanya masih banyak kebutuhan,” katanya.
Hal ini, kata dia, bukan merupakan kesalahan pendataan, namun dalam indikator penilaian yang menyatakan kawasan sudah tidak kumuh jika skornya telah 18. Padahal skor 18 itu biasanya masih menyisakan kekumuhan, seperti sampah dan lainnya. “Itulah dia berharap pemerintah dan masyarakat masih akan terus mengupayakan penataan sampai kawasan kumuh benar-benar hilang,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pemda DIY menjamin perlindungan 11 bayi yang dievakuasi dari day care ilegal di Sleman, termasuk biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.