Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Rumah Sitorus yang berada di Desa Argorejo Kecamatan Sedayu Bantul yang menimbulkan sengketa./Suara.com-Putu Ayu
Harianjogja.com, BANTUL—Pendeta asal Bandut Lor, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Tigor Yunus Sitorus sepakat berdamai dengan Bupati Bantul Suharsono. Setelah resmi mencabut gugatannya kepada Bupati di Pengadilan Tata Usaha Negara, pendeta yang didemo warga lantaran hendak membangun gereja di rumahnya tersebut bersedia menandatangani surat kesepakatan damai dengan Bupati, Rabu (8/1/2020).
Sitorus pun dipastikan urung pindah rumah. Meski rumah ibadahnya pindah ke lokasi baru, namun dia mengaku tetap akan tinggal di Dusun bandut Lor. “Karena yang dipersoalkan warga selama ini adalah soal rumah ibadahnya dan bukan rumah pribadi Sitorus,” imbuh Kuasa Hukum Sitorus, Budi Hermawan, Rabu.
Sedangkan soal gugatan kliennya di PTUN adalah terkait dengan masalah administrasi penerbitan IMB gereja yang sudah diterbitkan namun dianulir kembali oleh Pemkab. Kliennya memutuskan untuk mencabut gugatan tersebut karena merasa adanya upaya Pemkab menyelesaikan persoalan tersebut.
Komitmen Pemkab tersebut, kata dia, harusnya termasuk juga jaminan tidak ada lagi persoalan di lahan bakal gereja yang baru. “Pemkab juga kami minta menyelesaikan konflik horizontal di Bandut Lor. Silakan publik sama-sama mengawasi kesepakatan ini,” ucap dia.
Bupati Bantul Suharsono berjanji akan membantu semua proses perizinan pendirian gereja dengan cepat dan tanpa biaya bahkan secara pribadi ia akan membantu dalam bentuk bahan material dalam pembangunan gereja nanti.
Meski begitu, dia tetap meminta Sitorus untuk berkomunikasi warga sekitar sebelum melaksanakan pembangunan. “Apa yang perlu bantuan secara pribadi akan saya bantu. Saya tidak mikir beda agama, semua sama, mari jaga kerukunan,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.