Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Rumah Sitorus yang berada di Desa Argorejo Kecamatan Sedayu Bantul yang menimbulkan sengketa./Suara.com-Putu Ayu
Harianjogja.com, BANTUL—Pendeta asal Bandut Lor, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Tigor Yunus Sitorus sepakat berdamai dengan Bupati Bantul Suharsono. Setelah resmi mencabut gugatannya kepada Bupati di Pengadilan Tata Usaha Negara, pendeta yang didemo warga lantaran hendak membangun gereja di rumahnya tersebut bersedia menandatangani surat kesepakatan damai dengan Bupati, Rabu (8/1/2020).
Sitorus pun dipastikan urung pindah rumah. Meski rumah ibadahnya pindah ke lokasi baru, namun dia mengaku tetap akan tinggal di Dusun bandut Lor. “Karena yang dipersoalkan warga selama ini adalah soal rumah ibadahnya dan bukan rumah pribadi Sitorus,” imbuh Kuasa Hukum Sitorus, Budi Hermawan, Rabu.
Sedangkan soal gugatan kliennya di PTUN adalah terkait dengan masalah administrasi penerbitan IMB gereja yang sudah diterbitkan namun dianulir kembali oleh Pemkab. Kliennya memutuskan untuk mencabut gugatan tersebut karena merasa adanya upaya Pemkab menyelesaikan persoalan tersebut.
Komitmen Pemkab tersebut, kata dia, harusnya termasuk juga jaminan tidak ada lagi persoalan di lahan bakal gereja yang baru. “Pemkab juga kami minta menyelesaikan konflik horizontal di Bandut Lor. Silakan publik sama-sama mengawasi kesepakatan ini,” ucap dia.
Bupati Bantul Suharsono berjanji akan membantu semua proses perizinan pendirian gereja dengan cepat dan tanpa biaya bahkan secara pribadi ia akan membantu dalam bentuk bahan material dalam pembangunan gereja nanti.
Meski begitu, dia tetap meminta Sitorus untuk berkomunikasi warga sekitar sebelum melaksanakan pembangunan. “Apa yang perlu bantuan secara pribadi akan saya bantu. Saya tidak mikir beda agama, semua sama, mari jaga kerukunan,” kata Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.