Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi penderita gangguan jiwa. /Antara
Harianjogja.com, PENGASIH - Seorang warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah harus berurusan dengan aparat lantaran membuat keonaran di wilayah Kapanewon Pengasih dan Wates.
Dari informasi yang dihimpun Harian Jogja, peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/2/2020) kemarin. Pria berinisial MK itu diketahui mengamuk di Jalan Tobanan, Dusun Dayakan, Kalurahan Pengasih. Masyarakat yang resah lantas melaporkan hal itu ke kepolisian setempat.
Namun saat didatangi di lokasi, MK sudah tidak ada. Kepolisian lantas melakukan penyisiran. Tak berselang lama, muncul laporan dari masyarakat bahwa MK melakukan tindakan serupa di kawasan Jogoyudan, Kapanewon Wates, tepatnya di selatan palang pintu kereta api.
Di tempat itulah MK akhirnya ditangkap. MK yang kemudian diperiksa kepolisian lantas dibawa ke Satuan Polisi Pamong Praja Kulonpogo untuk dilakukan pembinaan.
Kasi Pengendalian dan Operasional Satpol PP Kulonpogo, Sartono, membenarkan hal tersebut. Sartono menerangkan penangkapan MK dilakukan oleh jajaran Polsek Pengasih dan Wates. MK ditangkap karena diduga membuat keonaran yang meresahkan masyarakat.
Sartono mengatakan saat diperiksa di kantor Satpol PP Kulonpogo, MK terlihat seperti orang linglung. MK juga membawa secarik kertas berisikan silsilah Brawijaya, Raja Kerajaan Majapahit. "Pas kami tanya-tanya kenapa mengamuk, dia gak mau jawab, ngomongnya juga gak jelas cuma sempet ngaku kalau orang Purworejo," ujar Sartono, Jumat (7/2/2020).
Atas perbuatannya MK tidak dikenakan sanksi maupun hukuman. Namun karena terindikasi sebagai gelandang yang mengidap gangguan jiwa, oleh Satpol PP, MK dibawa ke Assesmen Center Panti Karya Yogyakarta, Dinas Sosial DIY. "Kemarin sudah kami antar ke Assesmen Center untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.