Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi galeri UMKM./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, BANTUL--Ketua DPD Hipmikimdo DIY, BRAy Nuraida Joyokusumo mengatakan pentingnya pelaku UMKM diasuransikan karena mereka memiliki risiko kerja yang cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya asuransi, pelaku UMKM fokus memikirkan produksi tanpa memikirkan biaya kesehatan dan kecelakaan.
Ia mengatakan sejauh ini semua pelaku UMKM yang tergabung dalam Hipmikimdo DIY sudah mengikuti program asuransi saat mereka mendaftar dengan biaya Rp100.000 selama setahun dan perpanjangan keanggotaan Rp50.000. dengan asuransi tersebut, anggota mendapat keuntungan jika terjadi kecelakaan sebesar Rp19,5 juta, rawat inap Rp100.000 per hari, dan operasi Rp2,5 juta, serta asuransi kematian.
“Sejauh ini baru Hipmikimdo sebagai organisasi yang mewadahi pelaku UMKM yang menyediakan asuransi bagi anggotanya,” kata Nuraida saat beraudiensi dengan Pemkab Bantul di Ruang Kerja Bupati Bantul, Senin (17/2).
.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi