Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Ilustrasi/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dana Desa termin pertama tahun ini dijadwalkan cair pada Februari-Maret. Meski begitu, sejauh ini masih ada lima desa di Sleman yang belum melengkapi persyaratan administrasi pencairan Dana Desa.
Kepala Seksi Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman Marjuki mengatakan kelima desa yang belum lengkap syarat administratifnya belum lengkap di antaranya adalah Desa Glagaharjo dan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Kedua desa ini belum melengkapi peraturan desa (perdes) dan peraturan kepala desa (perkades) terkait dengan alokasi Dana Desa baik berupa soft file maupun hard file.
Tiga desa lainnya, imbuh Marjuki, masing-masing adalah Sidoagung, Kecamatan Godean, Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, dan Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan. Ketiga desa itu hanya kurang stempel asli.
Saat ini, DPMD Sleman tinggal menunggu ditandatanganinya surat pengantar pencairan Dana Desa dari Bupati. "Kalau tidak cepat mengumpulkan kekurangan syarat, kami hanya akan mengajukan pencairan dana desa bagi 81 desa [yang sudah memenuhi syarat] di termin pertama tahun ini," katanya, Rabu (19/2/2020).
Marjuki menjelaskan jumlah Dana Desa untuk 86 desa tahun ini di Sleman total mencapai Rp105,9 miliar. Alokasi Dana Desa masing-masing desa berbeda jumlahnya. Hal itu didasarkan pada beberapa indikator, seperti alokasi dasar di mana masing-masing desa mendapatkan Rp66,8 juta; serta alokasi formula di mana penghitungannya dititikberatkan pada empat penilaian, yakni jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat kesulitan geografis.
Alokasi tertinggi diperoleh Desa Margomulyo, Seyegan, yakni sebesar Rp1,7 miliar dan terendah Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem sebesar Rp870 juta.
Dia menjelaskan dari 86 desa di Sleman, ada sembilan desa yang mendapatkan tambahan Dana Desa berdasarkan penilaian unsur kinerja. Kesembilan desa tersebut, masing-asing adalah Ambarketawang dan Nogotirto, Kecamatan Gamping; Sidomoyo, Kecamatan Godean; Sumberagung, Kecamatan Moyudan; Margomulyo, Kecamatan Seyegan; Sariharjo, Sinduharjo, dan Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik; serta Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.