IHSG Anjlok ke Level 6.196 Dipicu Gejolak Timur Tengah
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Salah satu spanduk yang dipasang warga Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman di Jalan Kaliurang, desa setempat, Rabu (19/2/2020)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN - Truk-truk pasir atau truk pengangkut tambang Golongan C semestinya tidak melewati jalur wisata sehingga wajar jika ada protes dari masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kaliurang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Beja Wiryanto.
"Adanya spanduk penolakan atau protes dari masyarakat terhadap truk pasir yang lewat jalur wisata ini ya saya nilai wajar, karena sesuai aturan truk pasir atau tambang memang tidak boleh melewati jalur wisata," kata Beja Wiryanto di Sleman, Jumat (21/2/2020).
Menurut dia, pihaknya tidak mengetahui siapa atau kelompok masyarakat mana yang memasang spanduk protes tersebut. Tetapi secara emosional dirinya sependapat dengan isi dari nada protes tersebut.
"Yang memasang siapa, kami tidak tahu, isunya pemuda yang memasang, tapi pemuda mana saya tidak tahu. Saya sebagai Ketua Pokdarwis Kecamatan Pakem mendukung tulisan itu. Secara emosional saya mendukung pemasangan itu," katanya.
Ia mengatakan, alasan dirinya mendukung protes tersebut, karena banyaknya truk tambang yang melewati Desa Hargobinangun. Hal itu juga membuat sejumlah wisatawan merasa terganggu dan bahkan takut.
"Jadi itu merupakan jalan akses wisata, jadi kalau ramai pengunjung merasa terganggu karena macet dan ramai. Kadang muatan pasir juga tidak ditutup sampai ada yang tumpah ke jalan dan membahayakan," katanya.
Beja mengatakan, banyak truk tambang yang melintas di Kecamatan Pakem padahal lokasi penambangan berada di Kecamatan Cangkringan. Dan tentunya kondisi jalan di Jalan Kaliurang yang merupakan jalur wisata rawan rusak.
"Jadi maksud saya kalau nambang di Cangkringan, truknya ya lewat Cangkringan. Jangan lewat Kecamatan Pakem, jalur wisata itu dari perempatan Kentungan, Kecamatan Depok sampai Telogo Putri, Kaliurang. Sehari itu bisa seratus truk lebih dari pagi sampai pagi lagi. Yang kita kritisi itu yang jalan Kaliurangnya, yang jalur utamanya," katanya.
Menurut Beja, banyaknya truk yang melintas saat ini sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. Diduga, semenjak ada investor yang mendapatkan izin tambang baru, yang membuat ratusan truk kini melintas di Jalan Kaliurang.
"Baru beberapa bulan ada investor dapat izin untuk menambang di Kali Kuning, itu faktanya," katanya.
Sementara itu tokoh masyarakat Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan Heri Suprapto mengatakan bahwa di wilayahnya truk-truk pasir tertib dan patuh melewati jalur angkutan tambang, dan tidak melintas di jalur wisata.
"Desa Kepuharjo ini banyak objek wisatanya, dan itu merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat. Sehingga masyarakat juga tegas dan selama ini tidak ada truk tambang yang lewat jalur wisata Kepuharjo," katanya.
Ia mengatakan, selama ini penambangan di Desa Kepuharjo juga hanya dilakukan di aliran Sungai Gendol, tidak ada aktivitas penambang di lahan pekarangan warga.
"Truk tambang juga masuk dan keluar lewat jalur tambang yang ada di pinggir aliran Sungai Gendol. Jadi tidak merusak jalur wisata, dan yang terpenting lagi tidak merusak jalur evakuasi bencana Gunung Merapi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 25 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.