Sejarah Gunung Anak Krakatau, Lahir dari Reruntuhan 1883 hingga Kisah Tsunami
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
Kegiatan kongres APJIKI yang digelar di Yogyakarta, Kamis (27/2/2020). /Ist-Apjiki
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Penerbit Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) memberikan perhatian terhadap jurnal ilmu komunikasi di Indonesia yang belum terakreditasi dalam kongres yang dihelat di Yogyakarta, Kamis (27/2/2020). APJIKI menargetkan semua jurnal keilmuan ini bisa terakreditasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kongres ini diikuti ratusan pengelola jurnal di Indonesia dan menetapkan Puji Lestari kembali terpilih sebagai Ketua Umum APJIKI di periode 2020-2023. Puji Lestari merupakan Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta yang memiliki rekam jejak selama bertahun-tahun mengelola, menulis, melakukan berbagai penelitian ilmiah dan dipublikasikan. Ia termasuk salah satu dari dua Asesor Jurnal di Kemenristek/BRIN. Kepiawaiannya dalam meneliti, menulis dan mereview mampu mengantarkanya selama 12 kali mendapatkan dana hibah penelitian dan berbagai prestasi di bidang publikasi.
“Saya mengelola jurnal sejak 2009 dan jurnal yang saya kelola ini menjadi pertama kalinya mendapatkan akreditasi di Indonesia. Kami di APJIKI menargetkan semua jurnal khususnya ilmu komunikasi yang ada di Indonesian bisa terakreditasi,” katanya, Kamis (27/2/2020).
Puji menilai sebenarnya sudah ada perkembangan yang signifikan terkait akreditasi jurnal. Dari awalnya hanya empat jurnal yang terakreditasi tetapi di 2020 ini total sudah 70 yang terakreditasi. Pihaknya mengupayakan ke pusat dan mendapatkan kebijakan percepatan akreditasi sebanyak 44 jurnal. Hanya saja jumlah jurnal yang terakreditasi belum seimbang, karena total jurnal ilmu komunikasi berjumlah 147. Adapun di Indonesia memiliki 250 prodi Ilmu Komunikasi.
"Kami juga mendorong jumlah jurnal terus bertambang, karena saat ini belum seimbang antara penulis dengan jumlah jurnal,” ujarnya.
Ia mengatakan upaya mempercepat akreditasi dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia setiap jurnal. Sehingga anggota APJIKI didorong bisa bekerja sama dalam hal pertukaran penulis, editor hingga reviewer jurnal. Karena salah satu indikator jurnal berkualitas harus ditulis, diedit dan direview dari berbagai institusi, bukan ditulis sendiri dibaca sendiri dan disimpan sendiri.
Saat ini jurnal mutlak diperlukan untuk publikasi riset terutama akdemisi baik dosen dan mahasiswa. Mulai dari akan mahasiswa S2 jika akan lulus harus di jurnal terakreditasi, begitu juga calon doktor harus mempublikasikan hasil riset di jurnal nasional terakreditasi atau internasional. Bahkan untuk jabatan fungsional dosen dari asisten ahli ke lektor dan lektor menuju profesor pun syarat utamanya adalah publikasi.
"Syarat hibah Kemenristek BRIN bahwa dosen memperoleh hibah luaran riset harus dipublikasikan di jurnal terakreditasi Sinta 1 dan Sinta 2 dan jurnal internasional. Dengan demikian kebutuhan jurnal penting maka kami mendorong agar jurnal anggota APJIKI bisa terakreditasi," ucapnya. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejarah Gunung Anak Krakatau bermula dari kehancuran Krakatau 1883, tumbuh hingga 338 mdpl, lalu runtuh akibat longsoran pada tsunami 2018.
DPRD DIY bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku Rahasia Sukses Branding UMKM: 16 Rahasia Branding yang Bisa Langsung
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda DIY 11 September 2026 di Kalurahan Baturetno Bantul, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan.
Jadwal SIM Keliling Polresta Sleman 11 September 2026 di MPP & Satpas, lengkap dengan syarat dan rincian biaya perpanjangan serta SIM baru.
Jadwal SIM Satlantas Polres Kulonprogo 11 September 2026 di Satpas 1450, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan pembuatan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polresta Yogyakarta 11 September 2026 di Alkid, MPP, & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.