Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Sukarelawan kebencanaan mengevakuasi pohon tumbang di wilayah Tempel, Jumat (28/2/2020)./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan lebat disertai petir dan angin kencang kembali melanda wilayah Sleman, Jumat (28/2/2020). Akibatnya sejumlah kerusakan terjadi di beberapa titik yang tersebar di empat kecamatan, yakni Sleman, Ngaglik, Pakem, Tempel, dan Turi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Sleman, sejumlah pohon tumbang dan merusak sejumlah rumah serta fasilitas umum.
Di Desa Trimulyo, Kecamatan Sleman, misalnya, pohon tumbang menimpa jaringan listrik, jaringan telekomunikasi serta menutup jalan. Selain itu, beberapa rumah warga juga rusak akibat tertimpa pohon.
Selain di Trimulyo, pohon tumbang juga terjadi di Desa Triharjo, Kecamatan Sleman. Tak hanya sempat menutup akses penghubung antara Dusun Temulawak dan Sidomulyo, pohon tumbang juga merusak rumah warga di RT 4 RW 03 Triharjo. “Di Desa Pandowoharjo, dua buah pohon ambruk menimpa rumah warga. Rusak ringan. Tidak ada korban luka maupun jiwa," katanya, Jumat.
Makwan menambahkan di Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, sejumlah pohon tumbang juga sempat menutup jalan kampung dan merusak rumah warga. Pohon tumbang yang terjadi di SD Negeri Brengosan 1 hanya berdampak pada kerusakan ringan. "Sebuah warung dan kandang milik warga juga rusak akibat pohon dan angin kencang. Di Desa Sardonoharjo ada beberapa pohon yang tumbang menimpa jaringan listrik," katanya.
Sementara di Kecamatan Pakem dan Turi, kejadian pohon tumbang hanya menimpa jaringan listrik dan menutup akses jalan. Semua pohon yang tumbang sudah dievakuasi oleh para relawan kebencanaan yang dibantu oleh warga. "Di wilayah Sleman intensitas hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan. Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana," katanya.
Angin Baratan
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Iklim (Staklim) Mlati, Reni Kraningtyas menjelaskan hujan yang melanda DIY disebabkan oleh adanya angin muson barat (angin baratan). Kondisi ini terjadi karena wilayah DIY memasuki puncak musim hujan.
Dia menjelaskan usim angin baratan merupakan angin yang berhembus dari Benua Asia ke Benua Australia dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian Barat. Kondisi ini juga berdampak pada wilayah perairan pantai Selatan. "Jadi angin baratan ini tidak hanya perlu diwaspadai oleh warga di daratan tetapi juga di pantai Selatan," kata Reni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Satgas Yonif 511/DY mengevakuasi dua korban selamat dan satu jenazah usai serangan KKB di Distrik Kanggime, Tolikara, Papua Pegunungan.
Chelsea resmi merekrut Jordan Henderson dengan status bebas transfer hingga 2028. Gelandang Inggris itu menjadi rekrutan terbaru Xabi Alonso.
Interpol menerbitkan red notice terhadap Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Polri menyebut tersangka masih berada di Mesir.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.