AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai penguatan konsep smart city, setiap lurah di Kota Jogja diharapkan mampu menyediakan data untuk menjadi basis data tingkat kota. Basis data ini lah yang kemudian digunakan Pemkot untuk menentukan kebijakan.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan konsep smart city dimulai dengan data dari wilayah. Untuk itu dia mengimbau lurah menyiapkan data yang kemudian diolah oleh Dinas Komunikasi Informansi dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja. “Smart city tidak akan efektif jika pelaksananya tidak berpikir smart, salah satunya adalah soal penyediaan dan pengolahan data,” ujarnya, Rabu (4/3/2020).
Data yang telah diolah Diskominfosan, kata dia, lantas jadi dasar bagi Pemkot mengambil kebijakan. “Semisal dalam menentukan pelatihan untuk KMS [keluarga menuju sejahtera], harus ada dasarnya, siapa yang jadi sasarannya. Kalau tidak ada dasarnya nanti tidak ada yang ikut, terus pesertanya asal dicari-carikan orang,” katanya.
Kepala Diskominfosan Kota Jogja, Tri Hastono, menambahkan penerapan smart city harus adaptif, dengan menjawab dua hal, yakni tuntutan atas kebijakan yang harus dikeluarkan dan potensi perkembangan teknologi informasi yang pesat.
Tahun ini, kata dia, Kota Jogja sedang memasuki tahapan kedua penerapan smart city, yakni proses internalisasi atau pengenalan kepada masyarakat. “Tahap ini lebih krusial ketimbang penciptaan aplikasi, karena perlu melibatkan banyak pihak, dari masyarakat dan stakeholder yang terlibat dalam sistem tersebut,” ungkapnya.
Soal pelaksanaan internalisasi tersebut, dinasnya telah membentuk tim diseminasi informasi yang bertugas terjun ke masyarakat menyosialiasikan konsep smart city, khususnya layanan dalam Jogja Smart Service (JSS). Tim ini terdiri dari tujuh personel yang bekerja mulai sore hingga malam, masuk ke pertemuan warga tingkat RT atau RW.
Sampai saat ini, JSS telah diunduh oleh 41.066 pengguna, dengan progress rata-rata 100-125 pengunduh setiap hari. Meskipun butuh waktu, dengan mencermati progres tersebut, internalisasi tersebut diakui dia sudah on the track.
Dia menargetkan pada 2022 konsep smart city sudah harus dioptimalkan pada level analitis. “Saat ini kami masih di level proporsi. Soal kemiskinan kami masih bicara paling banyak di wilayah mana? Belum sampai pada variabel apa yang paling berpengaruh? Dari situ bisa menjadi prioritas penanganan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Harga Pertamax turun mulai Agustus 2026, tetapi selisih hampir Rp6.000 per liter dengan Pertalite dinilai masih memicu migrasi ke BBM subsidi.
Jogja Run'nShine 2026 menargetkan 3.500 pelari dengan konsep sporty & artsy. Event digelar 18-20 September di Jogja.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.