Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Aktivitas penyedotan air di Telaga di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur, Girisubo, Minggu (8/3/2020). Penyedotan dilakukan agar debit air surut sehingga tidak menggenangi rumah penduduk. /Istimewa- Dokumen Kecamatan Girisubo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bencana hidrometeorologi terus terjadi di sejumlah wilayah di DIY. Di Gunungkidul deras hujan yang mengguyur Sabtu (7/3/2020) malam memicu terjadinya banjir di Kecamatan Girisubo dan Semanu. Selain merendam lahan pertanian, banjir juga merendam rumah warga. Di Kulonprogo, beberapa keluarga terpaksa mengungsi lantaran terancam tanah longsor.
Banjir di wilayah Girisubo salah satunya terjadi di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur. Sejak Sabtu malam ada 17 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam air dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.
Anggota Tagana Kecamatan Girisubo, Ndaru Haryo Suprobo, mengatakan hingga Minggu (8/3/2020) warga masih berupaya untuk mengurangi debit air yang menggenangi rumah warga dengan menggunakan mesin pompa. Air genangan disedot dan dialirkan ke luweng yang lokasinya tidak jauh dari permukiman. “Letak luweng lebih tinggi. Jadi harus ada bantuan mesin pompa agar air bisa masuk ke luweng,” kata Ndaru kepada wartawan, Minggu.
Menurut dia, banjir terjadi karena hujan turun sangat deras dengan intensitas waktu yang cukup lama. Dampak dari banjir mengakibatkan rumah 17 KK di Dusun Nglindur Kulon tergenang. “Ketinggian mencapai setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter. Meski tergenang belum ada warga yang mengungsi,” katanya.
Dijelaskannya, banjir yang terjadi bukan yang pertama. Di akhir 2017 banjir juga menggenangi wilayah Nglindur Kulon. “Di 2018 sempat ada genangan tetapi dalam waktu sekitar dua jam langsung surut, tetapi sekarang [kemarin] sudah dua hari belum surut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.
Spotify luncurkan Studio, aplikasi AI desktop yang bikin podcast & briefing personal dari kalender, email, dan catatanmu. Pesaing Google NotebookLM.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kehadiran BNI dalam acara ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan perbankan digital yang mudah diakses sekaligus relevan.
Refleksi 20 tahun gempa Bantul, Bupati Abdul Halim Muslih dorong penambahan sistem peringatan dini dan inovasi mitigasi bencana untuk masa depan lebih tangguh.