Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang pilkada di tahun ini, dinamika politik di Gunungkidul masih sangat cair. Selain belum memastikan calon yang bakal diusung, partai politik belum menentukan arah koalisi karena hingga sekarang masih sebatas komunikasi.
Berdasarkan raihan kursi di DPRD Gunungkidul, hanya PDI Perjuangan dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang bisa mengusung calon sendiri. Enam partai lainnya seperti PAN, Golkar, Gerindra, PKB, PKS dan Demokrat harus membentuk koalisi agar bisa mengusung calon dalam pilkada.
Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan untuk bisa mengusung calon partai politik harus memiliki sembilan wakil di DPRD Gunungkidul. Menurut dia, dengan hanya memiliki lima kursi di Dewan, Golkar tidak bisa mengusung calon sendiri dalam pilkada. “Satu-satunya jalan untuk maju kami harus berkoalisi dengan partai lain,” kata Heri, Rabu (11/2/2020).
Menurut dia, partainya sudah membuka komunikasi politik dengan partai lain. Sebagai contoh saat penjaringan bakal calon kepala daerah, pengurus dari DPD PAN hadir untuk mengantar Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, ikut dalam penjaringan. Heri mengakui komunikasi tidak hanya dilakukan dengan satu partai karena semuanya juga menjalin hubungan yang baik.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian untuk maju bersama karena masih dalam tahap penjajakan. “Untuk koalisi belum. Jadi semua masih sangat mungkin terjadi,” kata Heri.
Disinggung mengenai calon yang akan diusung, Heri mengakui masih menunggu rekomendasi dari Pusat. Ia menyakini dalam waktu dekat rekomendasi bisa segera turun. “Kemungkinan akhir bulan dan mudah-mudahan untuk koalisi bisa segera terbentuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.