Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi Panen padi/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul optimistis target panen padi di masa tanam pertama mencapai 237.930 ton gabah kering bisa tercapai. Keyakinan ini tidak lepas dari suburnya tanaman dan serangan hama yang relatif terkendali.
Kabid Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan saat ini beberapa daerah sudah memasuki panen raya untuk masa tanam pertama. Sebagai contoh, petani di Desa Candirejo, Kecamatan Semin, sudah memanen padi yang ditanam.
Hasil pengubinan yang dilakukan memastikan hasil panen sangat menggembirakan, mencapai 9,13 ton per hektare. “Jika dikeringkan maka didapatkan gabah kering sebanyak 7,37 ton per hektare,” kata Raharjo, Selasa (16/3/2020).
Menurut dia, dengan hasil ini maka target panen di masa tanam pertama bisa terpenuhi. Di masa tanam ini DPP menargetkan 237.930 ton gabah kering. “Pasti tercapai bahkan melebihi target,” katanya.
Raharjo menuturkan ada beberapa faktor yang membuat hasil panen cukup bagus. Selain kondisi cuaca yang relatif baik, proses pemeliharaan juga berlangsung lancar sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur. “Sempat muncul hama, tetapi bisa dikendalikan sehingga tidak memengaruhi hasil panen,” katanya.
Keyakinan target bisa terpenuhi juga tidak lepas dari luasan lahan penanaman yang melebihi dari rencana awal. Untuk musim tanam pertama DPP hanya menargetkan area penanaman padi seluas 48.852 hektare. Namun dalam realisasinya area tanam mencapai 49.569 hektare. “Semakin luas lahan yang ditanam maka hasil panen semakin banyak. Jadi kami yakin target terpenuhi,” ujar Raharjo.
Salah seorang petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Semin, Wartini, mengaku senang dengan hasil panen padi yang diperoleh. Menurut dia, tanaman padi tumbuh dengan baik sehingga berpengaruh terhadap panen yang dihasilkan. “Belum dihitung karena masih proses panen. Yang jelas, kalau dilihat dari kondisi tanaman, padi tumbuh baik dan bulirnya sangat berisi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Daihatsu terus mendekatkan diri kepada seluruh masyarakat di Indonesia melalui semangat campaign “Karena Kamu Ada”.