Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan di Tebing Breksi dan Kampung Flory Sleman, Rabu (18/3/2020) ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah lokasi wisata di Sleman melakukan antisipasi penyebaran virus Corona. Mereka melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area destinasi selama lima hari.
Pengelola Taman Wisata Tebing Breksi Khaliq Widianto mengatakan penyemprotan desinfektan dilakukan sejak Selasa (17/3/220) hingga tiga hari ke depan. Penyemprotan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.
Kegiatan bersih-bersih lokasi wisata, kata Khaliq, tidak hanya dilakukan oleh pengelola tetapi juga semua unit kegiatan yang berada di Breksi. Mulai kuliner, jip wisata, lapak kaki lima maupun wahana foto.
"Ini langkah untuk pencegahan. Wisata Breksi tidak tutup, tetapi kami prioritas untuk bersih-bersih sambil menunggu situasi dan arahan dari pemerintah," katanya kepada Harian Jogja, Rabu (18/3/2020).
Selama virus Corona merebak, katanya, jumlah kunjungan wisatawan terus menurun. Selama Maret ini, jumlah kunjungan wisatawan domestik tercatat sekitar 58.000 orang sementara wisatawan mancanegara 45 orang. "Kami tetap mohon dukungan. Bagaimanapun Breksi sudah menjadi ladang mata pencaharian bagi lebih dari 400 orang," katanya.
Terpisah, Pendiri Kampung Flory Sleman Sudihartono mengatakan proses penyemprotan juga dilakukan di lokasi wisata tersebut. Penyemprotan disinfektan katanya, merupakan komitmen Kampung Flory untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami tetap beroperasi meskipun jumlah kunjungan sampai saat ini turun sekitar 60 persen. Kami mohon dukungannya," katanya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan upaya yang dilakukan oleh para pelaku wisata tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap bencana non alam Covid-19 di Indonesia. Lebih lanjut Singgih menyampaikan, kegiatan bersih lingkungan ini murni di inisiasi oleh para pelaku wisata.
"Saya melihat inisiatif yang dilakukan para pelaku wisata ini merupakan wujud konkrit untuk mendukung Pemda DIY dalam melawan Covid-19. Kami sangat mengapresiasi kesadaran dan keikhlasan mereka untuk berupaya mendukung pemerintah," ujar Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.